Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
News
Baca Juga:
Seperti hari-hari sebelumnya, Sekretaris Badan Kenaziran, H. Yuslin Siregar, turun langsung menyambut dan menyapa jamaah.
Ia memastikan seluruh rangkaian persiapan berbuka berjalan lancar dan tertata dengan baik.
Pada kesempatan itu, salah seorang donatur tetap Ramadan, H. Indra Utama, turut hadir.
Tidak hanya berkomitmen mendukung pembiayaan berbuka selama satu bulan penuh, pada hari ke-9 ia juga menambah donasinya dengan membawa 500 nasi kotak.
Paket makanan tersebut dibagikan kepada jamaah dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Menjelang azan Maghrib, doa bersama dipimpin oleh Imam Al Ustadz Al Hafiz H. Irham Taufik, S.Pd.I., M.Si., yang juga Pengasuh Ma'had Tahfizhil Qur'an Daarut Taufiq Medan.
Suasana khusyuk menyelimuti jamaah ketika lantunan doa dipanjatkan, memohon keberkahan bagi umat dan para dermawan.
Dalam wawancara singkat, H. Indra Utama mengungkapkan perasaannya tentang nikmatnya bersedekah.
"Alhamdulillah, tenang pikiran, tenang hati, bahagia kita menyalurkan rezeki dari Allah," ujarnya dengan wajah sumringah.
Ketika ditanya mengenai alasannya menyalurkan infak melalui Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, ia menyampaikan adanya keyakinan dan kebanggaan tersendiri.
"Kita merasa dengan penuh keyakinan dan ada perasaan kebanggaan supaya makin berjaya Masjid Agung Medan ini dan dapat dirasakan jamaah manfaatnya," tambahnya.
H. Yuslin Siregar menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan para donatur, di antaranya H. Musa Idishah (Dodi Anif), H. Indra Utama, H.T. Soelaiman, H. Yuslin Siregar, H.T. Dzulmi Eldin, H. Suhardi SE (Aroma), H. Aldi Subartono, H. Muslim Siregar, H. Chandra Lubis (ALS), dan Azis Balatif.
Menurutnya, kepercayaan yang terus tumbuh dari para donatur menjadi energi moral bagi kenaziran untuk menjaga pengelolaan yang amanah, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada pelayanan jamaah.
Bagi jamaah yang hadir, berbuka di Masjid Agung bukan sekadar menikmati hidangan. Lebih dari itu, ada rasa kebersamaan, kepedulian, dan ketenangan batin yang mengalir—baik bagi yang menerima maupun yang memberi.
Ramadan pun menjadi momentum memperkuat simpul ukhuwah, di mana keikhlasan dan kepercayaan berjalan beriringan dalam naungan rumah Allah.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
News
Bupati Solok Hadiri Pembukaan PORPROV KeXVI Sumbar Tahun 2026
News
Untuk Meringankan Beban Korban Bencana Galodo di Arosuka Pertamina Salurkan Bantuan.
News
Bundo Kanduang Kabupaten Solok Salurkan Bantuan Untuk Beban Korban Galodo di Arosuka.
News
Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu
News
JAKARTA Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 2831
Sport
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Ka
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
News
Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPPRI)
News
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026&ndash2027
News