Selasa, 13 Januari 2026

Madina Mulai Go-Digital! OPD Harus Pakai Srikandi Bulan Depan, Ini Instruksi Tegas Wabup Atika

Administrator - Selasa, 18 November 2025 18:35 WIB
Madina Mulai Go-Digital! OPD Harus Pakai Srikandi Bulan Depan, Ini Instruksi Tegas Wabup Atika
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi mempercepat langkah digitalisasi lewat penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib mulai menggunakan aplikasi ini pada bulan depan, tanpa pengecualian.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wabup Atika dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi penggunaan aplikasi Srikandi yang digelar pada Senin, 17 November 2025.

Acara ini dihadiri seluruh jajaran OPD Pemkab Madina sebagai bentuk persiapan menuju tata kelola administrasi yang lebih modern dan efisien.


Atika menekankan bahwa aplikasi Srikandi bukan sekadar alat bantu, tetapi bagian penting dari transformasi menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi.

"Dari kepanjangannya saja kita sudah paham fungsi aplikasinya. Jadi seluruh perangkat daerah harus siap dan melek teknologi. Jangan ada yang gagap digital," tegasnya, dengan nada memotivasi.

Ia juga meminta peserta sosialisasi untuk aktif selama sesi simulasi.

"Kalau ada yang kurang paham, langsung tanyakan. Jangan saling menghakimi, kita belajar sama-sama. Ini demi perbaikan pelayanan publik," ujarnya.

Lebih lanjut, Atika menjelaskan bahwa meskipun nilai indeks SPBE Madina tidak mengalami penurunan, tetapi daerah lain justru mengalami peningkatan sehingga peringkat Madina ikut merosot. Sebelumnya, Madina berada di lima besar terbaik se-Sumatera Utara.

"Kita harus kembali bersaing. Penggunaan Srikandi ini salah satu langkah penting untuk meningkatkan kembali peringkat SPBE kita," jelas Atika.

Wabup juga menyoroti bahwa penggunaan aplikasi Srikandi dapat menghemat anggaran, terutama pada pengeluaran alat tulis kantor (ATK). Menurutnya, tidak boleh ada pekerjaan administrasi yang terhambat hanya karena keterbatasan ATK.

"Kita ingin anggaran lebih efisien. Srikandi itu solusi untuk mengurangi penggunaan ATK dan mempercepat proses administrasi," tegasnya.

Atika menginstruksikan seluruh pemerintah kecamatan untuk segera melakukan penyesuaian. Ia menilai bahwa ketersediaan jaringan internet di ibu kota kecamatan cukup memadai, sehingga tidak ada alasan untuk menunda penggunaan aplikasi.

"Di kecamatan biasanya ada sinyal. Jadi tidak boleh ada alasan terhambat. Semua harus segera menyesuaikan diri," tambahnya.

Sebelum menutup arahannya, Atika mengingatkan agar seluruh perwakilan OPD segera meneruskan instruksi ini kepada para kepala dinas mereka masing-masing.

"Mulai bulan depan seluruh surat-menyurat kita sudah harus memakai Srikandi. Tahun anggaran 2026 tidak boleh ada kendala lagi. Harus running," pungkasnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Madina Pastikan 660 Los Pasar Baru Panyabungan Mulai Difungsikan Januari Ini
Pesan Akhir Tahun 2025 Bupati Saipullah Nasution : Madina Bersatu, Introspeksi, dan Bangun Daerah
Kejari Madina Selamatkan Rp38,4 Miliar Sepanjang 2025, Ini Rincian Kinerjanya
Dukung Rujukan Pasien, Pemkab Madina Salurkan Ambulans Baru ke Sejumlah Puskesmas
Pemkab Madina Turunkan Alat Berat, Normalisasi Aek Sibontar Demi Selamatkan 550 Hektare Sawah Warga Siabu
Pemkab Madina Pastikan LPG 3 Kg Aman, Kuota 2025 Naik Jadi 10.263 Metrik Ton
komentar
beritaTerbaru