8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Aksi penganiayaan yang terjadi pada Sabtu, 1 November 2025, dini hari di kawasan Jl. Simarsayang, Kelurahan Losungbatu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, akhirnya terungkap.
Kepolisian Resor Padangsidimpuan bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari korban, Boby Anggara, terkait penusukan yang dialaminya saat berusaha melerai keributan di sebuah warung tuak.
Kasus ini bermula ketika korban dan rekan-rekannya sedang minum di warung tuak milik Aini Simarsayang.
Tak lama kemudian, seorang saksi bernama Abdul Arif Siregar datang memberikan informasi bahwa terjadi keributan di warung tuak lain milik Yakup.
Mendengar hal tersebut, korban bersama teman-temannya sigap menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman.
Namun, bukannya mereda, situasi justru berubah menjadi tragis. Korban tiba-tiba ditusuk oleh terlapor berinisial Sahrin, yang saat itu membawa sebilah pisau. Tusukan mengenai paha kanan korban, membuatnya mengalami luka robek serius.
Berdasarkan visum, korban mengalami luka tusuk di paha kanan dan pinggang kiri. Bahkan, luka di paha kiri korban memerlukan sekitar 8 jahitan dalam dan 12 jahitan luar.
Tidak terima dengan tindakan brutal tersebut, korban melaporkan kejadian ke Polres Padangsidimpuan di bawah Laporan Polisi Nomor: LP / B / 491 / XI / 2025.
Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Resmob Polres Padangsidimpuan berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai Sahrin, seorang pria yang tidak bekerja dan beralamat di Desa Batu Layan, Kecamatan Angkola Julu.
Pelarian Sahrin tidak berlangsung lama. Pada Sabtu, 15 November 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, tim akhirnya menemukan keberadaan pelaku di Hotel Maninjau, Kampung Marancar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk proses hukum lebih lanjut.
Barang bukti berupa celana korban yang terdapat bekas tusukan turut disita sebagai penguat alat bukti.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H, memberikan apresiasi atas gerak cepat tim di lapangan dan menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan di wilayahnya.
"Kami berkomitmen penuh menjaga keamanan masyarakat. Setiap tindakan kekerasan, apalagi yang membahayakan nyawa orang lain, akan kami tindak tegas. Penangkapan pelaku penganiayaan ini menjadi bukti bahwa Polres Padangsidimpuan siap bergerak cepat demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," tegas Kapolres.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan tindakan kriminal di lingkungan sekitar. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama terciptanya keamanan bersama.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport