Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum yang berkeadilan dan humanis. Pada Kamis, 13 November 2025, Satreskrim berhasil menyelesaikan kasus saling lapor antara warga Kota Padangsidimpuan melalui pendekatan Restorative Justice (RJ).
Penyelesaian ini berlangsung di Ruangan Mediasi Satreskrim Polres Padangsidimpuan sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan mediasi tersebut dihadiri oleh AKP Hasiholan Naibaho, S.H., M.H., AKP Kenborn Sinaga, AKP Bottor L. Tobing, serta Kapten Inf. S.R. Marbun, bersama pihak yang bersengketa dan keluarga masing-masing.
Kasus ini bermula dari adanya dua laporan polisi yang saling terkait. Laporan pertama dibuat oleh Fetty Limbayung Siregar (55), warga Jalan H. Abdul Azis Pane, yang melaporkan Kasim Wijaya (70) atas dugaan penipuan dan penggelapan sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/92/III/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumut.
Sementara laporan kedua dibuat oleh Kasim Wijaya terhadap Fetty Limbayung dan Sueb Gultom atas dugaan pengekangan kemerdekaan, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/510/XI/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumut.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa permasalahan ini berawal dari kesalahpahaman terkait transaksi jual beli tanah senilai Rp400 juta (Empat Ratus Juta Rupiah) yang kemudian menimbulkan perselisihan dan sempat viral di media sosial akibat sebuah video yang beredar.
Namun, setelah diklarifikasi, video tersebut diakui sebagai bentuk emosi sesaat yang tidak mencerminkan kebenaran situasi sebenarnya.
Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif, Satreskrim Polres Padangsidimpuan memfasilitasi pertemuan kedua pihak untuk mencari solusi damai.
Melalui proses mediasi yang berjalan kondusif, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan. Pihak pertama, Fetty Limbayung, menyampaikan permintaan maaf dan akan membuat video klarifikasi atas pernyataannya di media sosial yang sempat menyeret nama usaha keluarga pihak kedua.
Sementara pihak kedua, Kasim Wijaya, mengembalikan uang senilai Rp400 juta yang sebelumnya diterima dalam transaksi jual beli tanah, karena telah disepakati bahwa permasalahan tersebut bersifat perdata, bukan pidana.
Kedua belah pihak kemudian menandatangani surat pernyataan perdamaian disaksikan oleh pihak kepolisian dan keluarga masing-masing, serta sepakat untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas langkah penyelesaian yang diambil oleh jajarannya. Menurutnya, pendekatan Restorative Justice merupakan bentuk nyata dari transformasi hukum yang lebih berfokus pada kemanusiaan.
"Kami di Polres Padangsidimpuan selalu berupaya menghadirkan hukum yang tidak hanya menegakkan keadilan secara formal, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Restorative Justice ini membuktikan bahwa setiap persoalan bisa diselesaikan dengan dialog dan musyawarah tanpa harus memperpanjang konflik," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui perdamaian ini, kedua pihak tidak hanya mengakhiri sengketa, tetapi juga kembali menjalin hubungan baik.
"Itulah esensi dari keadilan restoratif menciptakan harmoni sosial dan kedamaian di tengah masyarakat," tambahnya.
Ke depan, Polres Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan Restorative Justice dalam menangani kasus-kasus yang memenuhi unsur perdamaian.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), yang berupaya menciptakan keadilan yang tidak hanya legalistik tetapi juga berorientasi pada nilai kemanusiaan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
sumut24.co MedanPerhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tah
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
Jakarta Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri s
Politik
MEDAN, SUMUT24.CO Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalan
Hukum
Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal
kota
Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut
kota
Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu
kota
Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal
kota