Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
Baca Juga:
- Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Lahan PTPN II Diajukan Banding, Dugaan Kebocoran Ratusan Miliar PAD Deliserdang Kian Mengemuka
- Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
- Tuntutan Ringan Kasus Korupsi Aset PTPN II Senilai 263 Miliar: Tanda Tanya Besar di Balik Langkah Penegak Hukum
MEDAN | SUMUT24.co — Awan hitam korupsi tampaknya segera menurunkan hujan penegakan hukum di Kota Medan. Informasi kuat yang diperoleh dari internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menyebutkan, dalam waktu dekat lembaga itu akan menetapkan tersangka dalam dua kasus besar: dugaan korupsi Medan Fashion Festival (MFF) dan pengadaan BBM untuk armada pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia.
Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Fajar Syah Putra, SH, MH, saat dikonfirmasi Waspada.id, Senin (10/11/2025), membenarkan langkah tegas tersebut.
> "Ya, kasus MFF dan anggaran BBM bagi para pekerja pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia telah selesai kita proses. Dalam waktu dekat akan ada tersangkanya," tegas Fajar.
Menurut Fajar, proses penyelidikan dan penyidikan atas dua perkara itu sudah tuntas. Bahkan, tim penyidik telah mengantongi hasil audit kerugian keuangan negara dan siap melangkah ke tahap penetapan tersangka.
Dari informasi yang dihimpun, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait anggaran MFF tersebut.
Sementara itu, kasus dugaan korupsi BBM pengangkut sampah di Medan Polonia juga telah rampung diaudit oleh lembaga berwenang.
Langkah cepat Kejari Medan ini mendapat apresiasi publik. Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan, Rais Prayogo, menilai Kajari Fajar Syah Putra menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi.
> "Langkah cepat dan tegas Kajari Medan dalam mengusut dugaan korupsi di berbagai instansi merupakan bentuk nyata komitmen penegakan hukum dan upaya menjaga keuangan negara," ujar Rais.
Rais menambahkan, sejumlah instansi di Kota Medan kini tengah disorot Kejari, mulai dari Dinas Koperasi Kota Medan, Bank BRI, PT KAI, Balai Pelatihan Tenaga Kerja, hingga Kantor Camat Medan Polonia. Sebagian kasus sudah memasuki tahap penetapan tersangka, sementara sisanya menunggu hasil final audit kerugian negara.
Kinerja Kejari Medan di bawah komando Fajar Syah Putra memang mencolok. Tahun lalu, lembaga ini mencatat prestasi gemilang: peringkat 1 se-Sumatera Utara dan peringkat 3 nasional versi KPK, atas kinerja pemberantasan korupsi yang dinilai transparan dan efektif.
Lebih jauh, Rais menyoroti keberhasilan Kejari Medan dalam mengembalikan uang pengganti perkara Tipikor Adlen Lis yang telah bergulir sejak 2008. Negara berhasil menerima pengembalian sebesar Rp108 miliar dan USD 2,9 juta — pencapaian yang jarang terjadi.
> "Prestasi ini menunjukkan bahwa Kajari Fajar Syah Putra bukan hanya tegas menindak, tetapi juga berhasil mengembalikan kerugian negara dalam jumlah besar," tambah Rais.
Rais berharap Kejari Medan terus menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi, agar kepercayaan publik terhadap penegak hukum semakin menguat.
Dengan dua kasus besar yang segera memasuki babak penetapan tersangka, mata publik kini tertuju pada Kejari Medan — apakah langkah berani ini akan menjadi tonggak baru pemberantasan korupsi di Kota Medan, atau sekadar babak awal dari penegakan hukum yang lebih besar lagi.red
Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara
kota
Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
kota
Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan
kota
Medan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan terkait penyampaian pandangan umum fraksifrak
kota
sumut24.co ASAHAN , Kepolisian Resor (Polres) Asahan, Polda Sumatera Utara, menggelar siaran pers resmi pada Senin pagi pukul 10.00 WIB ter
News
MEDAN, SUMUT24.CO Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Lily MBA, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggun
News
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat
kota
sumut24.co MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb
Sport
sumut24.co MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone
Ekbis