Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Baca Juga:
Binjai | Sumut24.co
Suasana politik Kota Binjai kembali menghangat. Ketua Dewan Pakar DPC KAHMI Kota Binjai, H. Syahrir Nasution, SE., MM., melontarkan kritik tajam terhadap Wali Kota Binjai terkait ketidakjelasan penggunaan Dana Intensif Fiskal (DIF) yang hingga kini belum ada kejelasan hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum (APH), khususnya Kejaksaan.Syahrir menilai, publik Binjai berhak mengetahui transparansi pengelolaan dana tersebut. "Sampai hari ini, masyarakat belum tahu juntrungannya ke mana dana DIF itu. Tau-tau muncul berita bahwa anggota dewan meminta Kejaksaan kembali memeriksa Wali Kota Binjai terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit. Ini tentu memunculkan tanda tanya besar," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/11).
Menurutnya, langkah anggota DPRD Kota Binjai yang meminta Kejaksaan memeriksa kembali Wali Kota adalah hal wajar dalam menjalankan fungsi pengawasan. "Jangan katakan karena mereka dari partai berkuasa, maka semuanya bisa dilakukan seenaknya. Sebagai wakil rakyat, sudah tugas mereka bersuara. Kalau diam, nanti dikira ada yang macam-macam," tegas Syahrir.
Lebih jauh, ia mengungkapkan adanya suara miring yang menyebut sebagian kalangan KAHMI Binjai justru menjadi "tameng" politik bagi Wali Kota. Hal ini membuatnya geram. "Saya sudah peringatkan, DPD KAHMI Binjai jangan jadi think tank atau tim pembisik pribadi Wali Kota. Itu bukan fungsi KAHMI. KAHMI harus tetap independen dan berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kekuasaan," ujarnya menegaskan.
Syahrir juga mengingatkan bahwa arogansi dalam kepemimpinan hanya akan menimbulkan perlawanan rakyat. "Kota Binjai ini tidak akan bergerak sedikit pun bila pemimpinnya masih merasa warganya 'tidak ada apa-apanya'. Jangan lupa, lantai yang licin bisa membuat siapa pun terpeleset. Begitu juga masyarakat Binjai — mereka bisa melawan, meski tidak selalu secara sporadis," ucapnya mengutip pernyataan seorang fungsionaris KAHMI Binjai.
Pernyataan keras dari Dewan Pakar KAHMI ini menambah tekanan politik terhadap Wali Kota Binjai di tengah sorotan publik atas dua isu besar: dugaan ketidakjelasan dana DIF dan polemik DBH sawit. Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam menelusuri dugaan penyimpangan tersebut.red2
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota