Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
News
Baca Juga:
Deli Serdang –Proyek rehabilitasi aula Kantor Camat Batang Kuis yang menelan anggaran sekitar Rp397,6 juta dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 kini menjadi sorotan tajam publik.
Pasalnya, di lapangan ditemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan kuat penyimpangan teknis dan penggunaan material di bawah standar.
Proyek dengan masa kerja 60 hari kalender ini dikerjakan oleh CV. Elia Pangestu Jaya sebagai pelaksana. Namun setelah hampir enam minggu berjalan, hasil pekerjaan dinilai jauh dari layak untuk proyek pemerintah bernilai ratusan juta rupiah.
Pantauan langsung wartawan di lokasi pada Sabtu (8/11/2025) menunjukkan, material bangunan seperti batu bata, pasir timbun, semen hingga keramik tampak murahan dan tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) konstruksi. Bahkan, sumber di lapangan menyebut, para pekerja beberapa kali terlihat menggunakan air comberan untuk mencampur pasir dan semen — praktik yang tidak hanya menyalahi etika kerja, tetapi juga berpotensi mengurangi daya tahan struktur bangunan.
Ketika wartawan mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Juntak, pengawas proyek yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.
Upaya lanjutan untuk meminta klarifikasi keesokan harinya pun tidak membuahkan hasil. Juntak memilih bungkam tanpa memberikan penjelasan sedikit pun.
Sikap diam pengawas ini justru mempertebal dugaan adanya sesuatu yang sengaja ditutupi di balik proyek bernilai hampir Rp400 juta tersebut.
Lebih ironis lagi, Camat Batang Kuis juga terkesan menutup mata. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kecamatan belum memberikan tanggapan resmi, padahal proyek tersebut berada langsung di bawah pengawasan dan tanggung jawab administratifnya.
Sejumlah warga sekitar lokasi proyek menilai bahwa pekerjaan yang berlangsung terlihat tidak maksimal dan terkesan asal jadi.
"Kalau kami lihat, pekerjaannya asal-asalan. Batu bata tipis, semen kayaknya kebanyakan pasir. Kalau proyek pemerintah, mestinya dikerjakan dengan baik. Ini malah kayak proyek pribadi," ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.
Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi ini kian menjadi perhatian publik, mengingat besarnya dana yang digunakan. Rp397,6 juta uang rakyat seharusnya mampu menghasilkan aula yang kokoh, representatif, dan tahan lama.
Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan kualitas memprihatinkan.
Pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Deli Serdang didesak untuk segera melakukan audit teknis dan investigasi menyeluruh terhadap proyek ini. Jika terbukti ada pelanggaran spesifikasi atau penyimpangan anggaran, langkah hukum harus segera ditempuh terhadap pihak pelaksana maupun pejabat pengawas yang lalai.
Publik berhak tahu ke mana uang pajak mereka mengalir. Jangan sampai proyek yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat justru menjadi ajang bancakan dan permainan kotor segelintir pihak.
Kasus ini menjadi potret buram lemahnya pengawasan proyek pemerintah di daerah. Jika dibiarkan, bukan hanya merusak kepercayaan publik terhadap aparat, tetapi juga mengancam keselamatan bangunan publik dan menambah daftar panjang kebocoran anggaran.tim
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
News
Kapolri Rotasi Tujuh Wakapolda, Brigjen Fadillah Zulkarnaen Adik Ipar Wawako Medan Gantikan Naek Pamen di Sumut
News
Polisi Sisir Cafe dan Karaoke di Padangsidimpuan, Remaja di Bawah Umur Diserahkan ke Satpol PP
News
Polisi Hadir Membawa Kepedulian, Satreskrim Polres Padang Lawas Santuni Anak Yatim
News
Patroli Malam Polres Palas Sasar Pusat Sibuhuan, Remaja yang Nongkrong Larut Diimbau Pulang
News
Dana Bencana Padangsidimpuan dan Tapsel Jadi Sorotan, Ratusan Miliar Dipertanyakan Berapa yang BenarBenar Diterima Korban?
News
JAKARTA Indonesia akan ambil bagian untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia Sepakbola Mini atau IMF World Cup Minifootball Antalya 2026
News
Medan sumut24.co Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali berhasil sergap seorang komplotan spesialis bongkar rumah mewah di Jalan H
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum
Medan sumut24.co Upaya pemberantasan dan memerangi narkotika jenis sabu sabu dan penyakit masyarakat seperti perjudian beberapa kali sudah
Hukum