DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung Narkoba Ditangkap
DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung NarkobaDitangkap
Hukum
Baca Juga:
Target Sumatera Utara Bebas TBC Tahun 2030 ini sesuai tajuk, "Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) Tuberkulosis (TBC)" di CFD yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut tersebut.
"Sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam visi Indonesia Maju dan Emas, penanganan TBC menjadi salah satu dari delapan program hasil terbaik cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sehat," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Sulaiman Harahap SH MSP saat zoom meeting di area Stadion Utama Sumatera Utara di sela-sela CFD yang dihadiri Sekda Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP tersebut.
Sekdaprovsu juga mengatakan, berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) per 22 Oktober 2025, capaian Sumatera Utara untuk indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) baru mencapai 70 persen dari target 100 persen, dan penemuan kasus baru TBC sebesar 60 persen dari target 90 persen.
"Angka ini menunjukkan, perjuangan kita masih panjang dan dibutuhkan kerja keras serta kolaborasi yang lebih luas untuk mencapai target tersebut," ucap Sekdaprovsu.
Lebih lanjut ditegaskan, TBC adalah penyakit menular yang biza disembuhkan, dan pemerintah telah menjamin ketersediaan obat serta pengobatan gratis hingga tuntas.
"Mari jadikan kampanye penuntasan TBC ini sebagai gerakan bersama di seluruh kabupaten/kota. Dengan semangat tema global 'Yes, We Can End TBC – Commit in First Deliver' dan tema nasional tahun 2025, kita wujudkan Sumut Bergerak, TBC Tersingkir," ucap Sekdaprovsu di kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Dr Lilik Kurniawan ST MSi, menyampaikan TBC merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia.
"Indonesia saat ini menempati peringkat kedua tertinggi di dunia untuk beban kasus TBC setelah India, dengan lebih dari satu juta kasus baru dan 125 ribu kematian setiap tahun," ucapnya.
Menurutnya, pemberantasan TBC tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi harus menjadi gerakan bersama masyarakat.
"Kita tidak bisa hanya menyerahkan penanganan kepada Dinas Kesehatan. Semua pihak, termasuk keluarga dan tetangga pasien, harus turut membantu agar pasien dapat sembuh. Bukan untuk mengucilkan, tetapi untuk mendampingi," tegasnya.
Ia juga menyoroti Peraturan Presiden (Perpres) No.67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC, yang menargetkan eliminasi TBC pada tahun 2030, dengan penurunan angka insiden dari 387 menjadi 65 per 100 ribu penduduk.
"Untuk mencapai target tersebut, isu TBC harus menjadi prioritas di semua tingkatan – mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa dan dasawisma," katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kampanye TOSS TBC ini sebagai gerakan edukatif dan partisipatif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas TBC.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
DJ di Medan Gunakan Vape Mengandung NarkobaDitangkap
Hukum
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
kota
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
kota
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS Sudah Rampung 100
kota
Aksi Nekat Curanmor di Desa Latong Berakhir! Satreskrim Polres Padang Lawas Tangkap Pelaku
kota
Beras hingga Telur Dijual Murah! Warga Padang Bolak Padati Gerakan Pangan Murah Pemkab Paluta
kota
Warga Angkola Sangkunur Geger! Pria 33 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya
kota
Salut! Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Madina Tetap Sisihkan Rp1,2 Miliar untuk 4.850 Anak Yatim
kota
Dini Hari Digerebek Polisi! 8 Remaja Diduga Hendak Balap Liar di Angkola Sangkunur Langsung Dibina
kota