Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
Baca Juga:Oleh: H Syahrir Nasution SE MM
- Bank Sumut Gandeng Tiga LPK-SO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
- Wakil Bupati Asahan Resmi Buka Gala Siswa Indonesia 2026, Wadah Lahirkan Bibit Pesepak Bola Berkarakter dan Berprestasi
- PLN UIP SBU Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Pengembangan Bank Sampah di Desa Perlis
Bangsa Indonesia hari ini sedang hidup dalam penyanderaan ekonomi yang nyata — disandera oleh utang, dikunci oleh sistem keuangan global, dan dikendalikan oleh segelintir elit yang rakus. Setiap tahun, alasan yang sama selalu digulirkan: APBN defisit, negara butuh pinjaman. Maka, jalan pintas "ngutang terus" menjadi kebijakan permanen yang diwariskan dari satu rezim ke rezim berikutnya.
Ironinya, negeri yang katanya "kaya raya" ini justru terus menjerumuskan dirinya dalam jebakan utang abadi. Bunga utang dibayar dari utang baru, dan setiap tahun, triliunan rupiah uang rakyat habis hanya untuk melunasi cicilan yang tak pernah selesai. Inilah bom waktu ekonomi bangsa, dan pemerintah seolah memilih untuk menutup mata.
Menteri Keuangan Purbaya kini dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus mencari jalan keluar dari sistem yang telah lama busuk — sistem yang bukan hanya salah arah, tapi juga penuh kepentingan gelap. Ia harus berani memutus rantai ketergantungan pada utang luar negeri dan menolak menjadi boneka lembaga keuangan internasional.
Namun, keberanian itu tidak akan mudah. Sebab di tubuh pemerintahan sendiri, baik eksekutif, legislatif, maupun lembaga lain, masih bercokol para penikmat "uang haram" hasil permainan fiskal. Mereka yang selama ini hidup dari proyek fiktif, mark-up anggaran, dan permainan bunga pinjaman tentu tidak akan diam. Ketika muncul gagasan untuk membenahi sistem, mereka justru bereaksi keras, membuat gerakan sporadis untuk menjegal perubahan.
Inilah wajah sesungguhnya dari "ekonomi utang": rakyat dikorbankan, negara dijadikan jaminan, sementara elit menari di atas penderitaan. Di balik setiap pinjaman triliunan rupiah, selalu ada pihak yang kenyang makan komisi. Dan ketika cicilan jatuh tempo, yang harus menanggung bukan mereka, melainkan rakyat kecil — lewat pajak, kenaikan harga, dan penghapusan subsidi.
Indonesia hari ini bukan kekurangan uang, tapi kekurangan moral dan keberanian politik. Para pemimpin lebih senang menjadi pengutang daripada menjadi pembangun. Mereka lebih bangga menandatangani pinjaman luar negeri daripada menggali potensi ekonomi dalam negeri.
Bangsa ini harus sadar: selama utang dijadikan sumber utama pembangunan, maka kedaulatan hanyalah ilusi. Negara ini tidak lagi merdeka dalam menentukan arah ekonominya sendiri. Kita hanya menunggu waktu sampai "rentenir global" menulis ulang masa depan republik ini.
Jika tidak ada pembenahan serius, maka benar kata banyak pengamat — negara ini akan terus ngutang sampai kiamat.
Dan ketika itu terjadi, sejarah akan mencatat: Indonesia pernah kaya, tapi dijual murah oleh penguasanya sendiri.***
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ
kota
sumut24.co Tapanuli Selatan, Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru seb
News
sumut24.co MEDAN, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga akhir Juli 2026 menunjukkan kinerja yang me
kota
Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid ArRifa&039i TPI Medan
kota
sumut24.co KARO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam me
News
sumut24.co MEDAN, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama DPRD Provinsi Sumatera Utara resmi menyepakati Rancangan P
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara ser
kota
Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko
kota