Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
kota
Baca Juga:
Ketua FORIKAN Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Ny. Nia Jon Firman Pandu, bersama jajaran Dinas Perikanan dan Pangan, para Camat se-Kabupaten Solok, serta Wali Nagari, Selasa (07/10/2025) di Balai Benih Ikan Sungai Jernih menghadiri d Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dengan Pemerintah Kecamatan dan Nagari yang digelar Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Perikanan dan Pangan.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Syoufitri, menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah dan persepsi antara pemerintah di berbagai tingkatan agar pelaksanaan program perikanan dan pangan berjalan lebih efektif.
.
Dalam rapat tersebut juga dibahas penyusunan rekomendasi dan langkah konkret guna mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan dan pangan daerah.
Menurut Syoufitri, arah pembangunan sektor perikanan dan pangan tahun ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan produktivitas perikanan budidaya, serta pengembangan produk lokal berdaya saing tinggi.
"Kami berupaya mendorong hilirisasi produk perikanan dan pangan skala rumah tangga, memperkuat sistem keamanan pangan, serta mengendalikan inflasi dan kerawanan pangan. Termasuk mendukung program nasional seperti Gerakan Pangan Murah, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), dan Makan Bergizi Gratis di sekolah," ujarnya.
DIa juga mengimbau para Camat dan Wali Nagari untuk aktif berkoordinasi dengan dinas teknis di lapangan, membantu mendata potensi dan permasalahan pangan, serta menggerakkan masyarakat melalui kelompok tani dan pembudidaya ikan.
Ketua FORIKAN Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, dalam arahannya menegaskan bahwa Pemkab Solok terus memperkuat program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin memperkuat pemberdayaan kelompok nelayan dan tani, diversifikasi pangan lokal, serta ketahanan pangan dan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda agar mendapatkan asupan sehat dan aman," tuturnya.
Dan juga menyoroti pentingnya inovasi di tingkat nagari, seperti pengembangan budidaya ikan air tawar, termasuk Ikan Bilih khas Danau Singkarak, serta pengolahan produk perikanan agar memiliki nilai tambah ekonomi.
Camat dan Wali Nagari adalah ujung tombak di lapangan. Dari tangan merekalah semangat membangun pangan dan perikanan bisa tumbuh di tengah masyarakat,pungkasnya.
Dengan kegiatan sinkronisasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap program pembangunan sektor perikanan dan pangan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(YOSE)
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
kota
Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park AlAmin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau
kota
Anomali Gebyar Pajak Sumut Diduga Korbankan Upah Pungut Pegawai Hingga Dugaan Penerima Undian Sudah Dikondisikan
kota
DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi
kota
KAMAK Tegaskan Sikap Kawal Uang Rakyat, Siap Aksi Damai Jika Ada Dugaan Korupsi
kota
TNI AL Sigap Tangani Kecelakaan Kerja Nelayan di Belawan
kota
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 1 Lagi Pelaku Curas Terhadap Sopir Truk
kota
Pendawa Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara
kota
Polsek Medan Area Amankan Maling di Rumah Kosong
kota
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda Mitra Kamtibmas
kota