Paryono, Mantan Atlet Voli Nasional yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi untuk Pembinaan Generasi Muda
MEDAN sumut24.co Nama Paryono tentu tidak asing bagi kalanganv pecinta bola voli Indonesia, khususnya para atlet yang berkiprah pada era 2
Sport
Baca Juga:
- Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, HMPS Administrasi Bisnis Politeknik MBP Medan Hijaukan Samosir dengan 500 Bibit Pohon
- Peringati Hari Bumi Sedunia, PLN UID Sumut Tanam Pohon di Tapanuli Tengah Melalui Program “Roots of Energy”
- HUT SUMUT24 ke 14, CEO Sumut24 Group dan CEO Aroma Dorong Sinergi Media dan Dunia Usaha
Oleh: H Syahrir Nasution SE MM
Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, namun memiliki gema yang sangat dalam: Apakah dunia kampus masih berani menegakkan kebenaran?
Dalam beberapa tahun terakhir, publik Indonesia menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana dunia akademik — yang semestinya menjadi benteng moral dan intelektual bangsa — justru mulai kehilangan nyalinya. Otonomi kampus yang dijamin undang-undang kini tampak hanya tinggal slogan. Nilai-nilai luhur yang dulu menjadi ruh perguruan tinggi seolah mulai digantikan oleh kepentingan sesaat, politik kekuasaan, dan aroma transaksional yang menggerogoti idealisme.
Universitas Sumatera Utara (USU) adalah salah satu contoh nyata dari kegelisahan ini. Kampus yang dulunya menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara, dikenal karena prestasi akademik, integritas, dan kontribusinya bagi bangsa, kini justru ramai diperbincangkan karena "degradasinya". Sorotan publik bukan lagi tentang keunggulan riset atau reputasi ilmiah, melainkan tentang dinamika internal yang mencederai marwah akademik itu sendiri.
Apakah ini pertanda bahwa kiblat dunia kampus telah bergeser? Bahwa kampus tidak lagi menjadi benchmarking masyarakat dalam menjunjung kebenaran dan keadilan? Jika kampus — tempat lahirnya kaum intelektual — saja tak lagi berani bersuara jujur, ke mana rakyat harus mencari panutan moral?
Kebenaran memang sering kali menakutkan bagi mereka yang hidup dari kompromi. Tetapi bagi dunia kampus, menegakkan kebenaran adalah raison d'être — alasan keberadaannya. Ketika kebenaran dikorbankan demi kepentingan pribadi atau kelompok, maka universitas telah kehilangan jati dirinya.
Sudah saatnya seluruh civitas akademika di Indonesia, khususnya di USU, melakukan refleksi mendalam. Dunia kampus tidak boleh tunduk kepada tekanan eksternal, apalagi terjebak dalam kepentingan pragmatis. Otonomi akademik bukan sekadar hak administratif, tetapi amanah moral untuk menjaga kemurnian ilmu pengetahuan dan kejujuran intelektual.
Kampus yang sejati bukanlah yang megah bangunannya, melainkan yang teguh pada prinsipnya. Maka pertanyaan itu harus kita jawab bersama, dengan tindakan nyata:
Masihkah dunia kampus berani menegakkan kebenaran?.***
MEDAN sumut24.co Nama Paryono tentu tidak asing bagi kalanganv pecinta bola voli Indonesia, khususnya para atlet yang berkiprah pada era 2
Sport
JAKARTA sumut24.coDalam pertemuan tersebut, Sheikh Saoud menyampaikan pesan khusus dari Emir Qatar, , kepada Presiden Prabowo. Kepala Nega
News
Polresta Deli Serdang Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali teguhkan komitmen kebangsaan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun
News
Bupati Ondim Temui Mensos, Bahas Percepatan Penanganan Bencana di Langkat
kota
sumut24.co MedanTim Nasional (Timnas) Vietnam U19 menggelar sesi latihan di Lapangan Sepakbola, Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri perayaan Festival Seni Budaya Buddhis 2026, dalam rangka memperingati
kota
sumut24.co JakartaDalam rangka menegaskan komitmen Telkomsel untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis dalam menjawab dinami
Ekbis
Jakarta, SUMUT24.co Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacud
News
Sumatera Utara MAVI Korwil Sumatera Utara dibawah komando Kombes Pol A Azaz Siagian menyatakan kesiapan penuh dalam menggelar Kejuaraan
Sport