Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
kota
Baca Juga:
Kabupaten Solok -Sumut24.co
Bupati Solok, Sumatra Barat, Jon Firman Pandu, Jumat (03/10/2025) selaku Pucuak Undang LKAAM Kabupaten Solok menghadiri acara Rapat Kerja sekaligus Pengukuhan Ketua LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Solok masa bakti 2025–2030, di Ruang Pertemuan Solinda, Arosuka.
Rapat Kerja tersebut dihadir Ketua LKAAM Kabupaten Solok, Gusmal Dt. Rajo Lelo, Ketua Dewan Penyantun LKAAM Kabupaten Solok, Iskan Novis Dt. Rajo Adie, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Aida Herlina beserta jajaran, jajaran pengurus LKAAM Kabupaten Solok, serta Ketua LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Solok yang baru dikukuhkan.
Ketua Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini dilakukan untuk memperkuat legalitas formal penyelesaian sengketa adat di tingkat kecamatan.
Belakangan ini banyak persoalan sengketa adat yang berawal dari nagari, yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan, namun justru berujung ke jalur hukum. Dengan adanya pengukuhan ini, kita berharap persoalan tersebut bisa lebih bijak diselesaikan melalui LKAAM di tingkat kecamatan, ungkapnya.
Ketua LKAAM Kabupaten Solok, Gusmal Dt. Rajo Lelo, secara resmi mengukuhkan 14 Ketua LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Solok untuk masa bakti 2025–2030.
Dalam sambutannya dia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.
Diungkapkan Gusmal Dt. Rajo Lelo, sebagian tugas Bupati Solok sebagai pembina kemasyarakatan ada juga di LKAAM Kabupaten Solok. Jadi bagaimanapun Bupati dan LKAAM harus sejalan, ka bukik samo mandaki, ka lurah samo manurun," tuturnya.
DIa juga berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam memperkuat peran LKAAM.
Kalau ada persoalan sengketa di masyarakat yang seharusnya bisa kita selesaikan di tingkat nagari, kami berharap Bupati bisa menyurati pengadilan negeri untuk menyerahkan penyelesaian tersebut kepada LKAAM," ujarnya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan LKAAM. Kami menyadari bahwa LKAAM Kabupaten Solok mempunyai peran penting dalam pembangunan daerah kita. Insya Allah kolaborasi ini akan kita wujudkan. Kalau sudah bersama-sama, tentu banyak hal yang bisa kita berikan untuk generasi kita di masa yang akan datang.
Dia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan selalu hadir bersama LKAAM. Kami mohon dukungan dan petunjuk dari tokoh-tokoh untuk menjalankan pemerintahan ini dengan sebaik-baiknya.
Bupati juga mengajak LKAAM dan tokoh masyarakat untuk turut berperan dalam mengelola potensi daerah. Kita memiliki kabupaten yang kaya dengan sumber daya alam yang berlimpah. Ini harus kita kelola sebaik-baiknya. Saya berharap LKAAM bersama tokoh-tokoh masyarakat dapat mengangkat dan memberdayakan potensi alam tersebut demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok, pungkasnya.(YOSE)
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
kota
Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park AlAmin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau
kota
Anomali Gebyar Pajak Sumut Diduga Korbankan Upah Pungut Pegawai Hingga Dugaan Penerima Undian Sudah Dikondisikan
kota
DPR Dorong Penguatan ESG BUMN Perkebunan, PalmCo Percepat Dekarbonisasi
kota
KAMAK Tegaskan Sikap Kawal Uang Rakyat, Siap Aksi Damai Jika Ada Dugaan Korupsi
kota
TNI AL Sigap Tangani Kecelakaan Kerja Nelayan di Belawan
kota
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 1 Lagi Pelaku Curas Terhadap Sopir Truk
kota
Pendawa Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara
kota
Polsek Medan Area Amankan Maling di Rumah Kosong
kota
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda Mitra Kamtibmas
kota