sumut24.co - Medan
Baca Juga:
Anggota Komisi IV
DPRD Medan, Lailatul Badri, mengajak rekan-rekannya di dewan untuk membentuk Panitia Khusus Reklame. Menurutnya, keberadaan pansus sangat penting guna menata pemasangan reklame yang semrawut sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.
"Kawan-kawan, ayo kita bentuk Pansus Reklame. Saya kira sangat tepat bila kita menyoroti keberadaan reklame di Kota Medan yang berdiri semrawut," ajak politisi PKB tersebut, Rabu (27/8/2025).
Lailatul menegaskan, pembentukan pansus juga mendesak untuk menyelamatkan potensi kebocoran PAD dari retribusi reklame. Menurutnya, banyak praktik manipulasi ukuran maupun tata letak reklame yang merugikan daerah.
Misalnya izin yang diberikan untuk ukuran 2 x 3 meter, tapi di lapangan terpasang 3 x 4 meter. Ini jelas manipulasi dan bisa jadi berkolusi dengan oknum tertentu," ujar Lela -- sapaan akrabnya.
Selain itu, ia juga menyoroti maraknya reklame yang dipasang di zona terlarang namun dibiarkan begitu saja. Ia menilai Bapenda Medan dan pihak terkait sering terlambat melakukan penertiban sehingga pelanggaran terus berulang.
"Pansus nantinya harus mengkaji mekanisme pengawasan agar PAD benar-benar maksimal. Kita berharap Pansus segera terbentuk sebelum kebocoran PAD semakin meluas," tegas Lela.(Rel)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News