Jelang Porprovsu 2026, KONI Sumut Intensifkan Pembinaan Atlet
sumut24.co MedanKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan
Umum
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Polda Sumatera Utara terus aktif hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi hukum, kali ini melalui program Dialog Interaktif Hallo Polisi yang digelar di Studio I RRI Medan, Jalan Gatot Subroto No. 214 Medan, Rabu (1/10/2025) pukul 15.00 – 16.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Kanit Binmas Polsek Medan Timur, Ipda Sagita Ifani Emri, S.Sos, dengan topik pembahasan "Kenakalan Remaja".
Ipda Sagita menyampaikan bahwa kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang dari norma sosial maupun hukum, yang kerap dilakukan oleh anak-anak di usia remaja.
"Kenakalan remaja bisa berbentuk pelanggaran norma sosial, seperti bolos sekolah, perkelahian, seks bebas, hingga penggunaan alkohol. Sementara bentuk pelanggaran hukum bisa berupa tawuran, pencurian, penyalahgunaan narkoba, dan tindak kekerasan," jelasnya.
Lebih lanjut, Sagita menuturkan sejumlah faktor yang dapat memicu terjadinya kenakalan remaja. Dari sisi internal, fase pencarian jati diri serta lemahnya kontrol diri sering membuat remaja mudah terjerumus. Sedangkan dari sisi eksternal, faktor keluarga, lingkungan pertemanan, media massa, hingga kondisi sosial ekonomi turut memberi pengaruh besar.
"Ketidakharmonisan dalam keluarga, minimnya perhatian dan komunikasi, atau salah dalam pola pendidikan bisa menjadi pemicu. Begitu juga pergaulan yang salah serta derasnya arus informasi negatif dari media sosial dan internet. Semua itu bisa mempercepat remaja masuk ke perilaku menyimpang," ungkapnya.
Ipda Sagita juga menekankan bahwa dampak kenakalan remaja tidak bisa dianggap sepele. "Masalah hukum, terganggunya pendidikan, rusaknya kesehatan fisik maupun mental, hingga terhambatnya hubungan sosial adalah beberapa dampak serius yang bisa merusak masa depan mereka," ujarnya.
Namun, Sagita menegaskan bahwa bagi remaja yang terlanjur terjerumus, masih ada jalan keluar. Bantuan profesional dari konselor atau lembaga rehabilitasi, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting untuk memulihkan mereka.
Menutup dialog, Ipda Sagita menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para generasi muda.
"Saya ingin berpesan kepada adik-adik semua, jadilah generasi yang berhasil. Ingatlah, keberhasilan tidak datang secara instan. Kita harus berusaha sungguh-sungguh, menjaga sikap, dan bertanggung jawab atas pendidikan kita. Masa depan ada di tangan kalian masing-masing, bukan hanya orang tua. Jadilah generasi berprestasi yang membawa keberhasilan, demi bangsa dan negara, dan khususnya untuk masa depan kalian sendiri," pungkasnya.
Melalui dialog ini, Polri berharap masyarakat, khususnya para remaja, semakin memahami pentingnya menjaga diri dari perilaku menyimpang, sekaligus membangun karakter positif yang akan menjadi bekal menuju masa depan yang lebih baik.(W05)
Foto:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan
Umum
sumut24.co MedanGuna memperkuat komitmen dalam menghadirkan pengalaman berkendara terbaik bagi masyarakat Indonesia, Mobil Lubricants r
Umum
Medan sumut24.co Di ujung sebuah gang yang tampak biasa, ketika malam masih memeluk Kota Medan dengan sunyi nya, tim gabungan Satuan Resna
Hukum
Polsek Medan Area Ungkap Maling Besi di Yuki AR Hakim
kota
Polsek Medan Kota Ungkap Dugaan Penipuan Modus Proyek Fiktif
kota
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
News
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota