Doa Khusyuk Imam Senior Masjid Agung Medan Menggetarkan Jamaah
MEDAN Suasana lantai dasar Masjid Agung Medan mendadak hening menjelang azan Maghrib pada rangkaian berbuka puasa bersama ke10 Ramadan
News
Baca Juga:
- Rapim Polda Sumut 2026 Resmi Digelar, Kapolres Padangsidimpuan Tegaskan Dukungan Penuh pada Program Pemerintah
- Rapim 2026, Kapolda Sumut Tegaskan: Jaga Marwah Institusi, Zero Pelanggaran Tanpa Kompromi
- Polda Sumut Ungkap 923 Kasus, 1.118 Tersangka, Sita 179,95 Kg Sabu, 155 Kg Ganja, 59.168 Butir Ekstasi,
MEDAN- Kematian Alm.Muhammad Fadilah siswa SMAN 6 Medan tewas penuh luka dan beberapa bagian tubuhnya patah-patah hingga kini belum mendapatkan titik terang, meski telah dilakukan gelar perkara di Gakkum Satlantas Polrestabes Medan, pada tanggal 13 September 2025 lalu.
"Mengapa begitu lama hasil Gelar Perkara tersebut, Polsek Medan Sunggal diminta tuntaskan kasus kematian Alm.Fadilah ini, kami minta SP2HPnya. Ini soal nyawa, kami ingatkan jangan ditutup-tutupi dalam kasus ini", tegas Edwin Pohan SH didampingi Zulkifli Lubis SH kuasa hukum keluarga korban, Suherman Koto (orangtua alm.Fadilah), Jum'at (26/9/2025).
Misteri kematian Almarhum Muhammad Fadilah, siswa SMAN 6 Medan sudah lebih 40 hari, tewasnya Alm.Fadilah disebut-sebut kecelakaan tunggal sebagaimana yang disampaikan sebelumnya oleh pihak Lantas Polsek Medan Sunggal.
Namun menurut, penglihatan keluarga korban, bahwa alm.Fadilah kematiannya bukanlah kecelakaan tunggal, alasannya, beberapa bagian tubuh korban penuh luka, dan patah-patah, helm yang dikenakan korban tidak rusak, pakaian korban tidak robek, bahkan sepedamotor yang dikendarai korban mulus tidak ada yang lecet-lecet (tergores.red)
Mirisnya, malah Haenphon milik korban dirusak dan dibuang di kanal sebagaimana pengakuan salah satu teman korban, saat hari duka yang datang mengantarkan dompet korban kepada orangtuanya korban, banyak kejanggalan hingga kasus ini pun terus bergulir mencari kebenarannya.
Zulkifli Lubis SH menambahkan, dirinya sudah dua kali berkomunikasi dengan penyidik Lantas Polsek Sunggal, Aiptu Banjarnahor paska gelar perkara melalui sambungan telepon seluler (haenphon.red) beberapa hari lalu.
Dikatakannya, "Tunggu hari senin ya, hasil gelarnya, karena ada pemeriksaan tambahan dan akan gelar di TKP, nanti diundang semua", kata Zulkifli menirukan ucapan penyidik Aiptu Banjarnahor kepada dirinya, seraya menambahkan jika tidak juga hari senin mendapatkan kejelasan, kasus ini dibawa ke Polda Sumatera Utara, tegasnya.
Sementara, Suherman Koto orangtua korban Alm. Muhammad Fadilah didampingi istrinya, berharap agar kasus kematian anaknya ini dibuka seterang-terangnya, apapun hasilnya saya terima dengan ikhlas dan jangan ada direkayasa, katanya.
"Saya berharap kasus ini terungkap seterang-terangnya, saya melihat kematian anak saya tidak wajar dugaan saya dibunuh, sehingga saya mendesak Poldasu untuk dilakukan Ekshumasi ulang di kuburan anak saya", ujar Suherman Koto pintanya. (Red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN Suasana lantai dasar Masjid Agung Medan mendadak hening menjelang azan Maghrib pada rangkaian berbuka puasa bersama ke10 Ramadan
News
Jakarta Kiprah PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaanAstra dan bagian dari Astra Financial, mendapat penghargaan d
Ekbis
Jakarta Satu kelalaian dalam keselamatan kerja bisa menghentikan operasional, merusak reputasi perusahaan, bahkan mengubah hidup sebuah
News
Sergai sumut24.co Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai gelaran Trofeo Ramadhan 1447 Hijriah yang dirangkai dengan silaturahmi U4
News
Isu Kematian Ali Khamenei Dinilai Perang Psikologis, Ketegangan AS&ndashIran Memuncak
News
KBRI Teheran Keluarkan Imbauan Resmi, WNI di Iran Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
News
Kemenlu Iran Esmail Ali Khamenei dan Presiden Masoud Aman dan Sehat!
News
Klaim Israel Soal Kematian Ali Khamenei Dibantah Teheran, Situasi Kawasan Memanas
News
Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang amankan Pelaku Pencurian dengan Pemberatan
kota
Tarawih Bareng Polisi, Warga Panyanggar Sambut Hangat Kehadiran Polres Padangsidimpuan
kota