Taiwan Promosikan Inovasi Kesehatan Global Lewat Video WHA dan HealthTech Expo di Jenewa
JENEWA Kementerian Luar Negeri Taiwan meluncurkan video promosi World Health Assembly (WHA) bertajuk Taiwan Cares Beyond Borders serta
News
Baca Juga:
- PLN UID Sumut dan Kejati Sumut Perkuat Kolaborasi Hukum, GCG, dan Layanan Kelistrikan Berintegritas
- Muhammad Furqan Alfaruqiy, USU Dorong Penguatan Narasi Besar Indonesia Untuk Menyiapkan SDM Masa Depan Bangsa
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri Hak Konstitusional, Ketua Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Tumanggor: Jangan Digiring ke Opini Negatif
MEDAN - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumatera Utara (Sumut) Zakir Syarif Daulay, menegaskan bahwa sektor peternakan, khususnya ayamras atau ayam potong, ikut menyumbang angka inflasi daerah walau dalam skala kecil.
Dia mengatakan, berdasarkan rilis Bank Indonesia, kontribusi ayam potong terhadap inflasi Sumut tercatat sekitar 0,12 persen.
"Walaupun kecil, ini menjadi perhatian kami dalam kaitannya dengan program JASKOP. Kenaikan harga ayam potong sudah terjadi sejak awal Juni lalu," ujar Zakir di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (18/9).
Menurutnya, tugas Dinas Perkebunan dan Peternakan bukan untuk menaikkan atau menurunkan harga, melainkan menjaga stabilitas.
"Kita wajib mempertimbangkan keuntungan peternak sekaligus kemampuan konsumen membeli. Jadi peran kami hanya menstabilkan harga, bukan mengintervensi secara ekstrem," jelasnya.
Ia menjelaskan, pada Juni lalu harga ayam sempat anjlok bahkan di bawah Harga Batas Pembelian (HBP). Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah pusat bersama pelaku usaha mengambil kebijakan pembatasan DOC (bibit ayam), dengan harapan harga ayam bisa kembali naik ke atas HBP sehingga peternak tidak merugi.
"Setelah itu, harga ayam memang kembali naik. Ditambah adanya program pemerintah seperti SPPJ serta berkembangnya program MBG (Makan Bergizi Gratis), permintaan ikut meningkat. Mekanisme pasar ini memang tidak bisa kita halangi," kata Zakir.
Meski begitu, ia menekankan bahwa lonjakan harga tidak berskala besar dan masih dalam batas wajar.
"Kenaikan ini memang sedikit berpengaruh ke inflasi, tapi kondisi masih terkendali," ujarnya.
Zakir juga menyebutkan, kebutuhan daging ayam di provinsi tetangga turut mempengaruhi harga di Sumut.
"Kita saling terhubung. Apa yang terjadi di daerah lain bisa berdampak ke Sumut, apalagi dengan meningkatnya kebutuhan pangan akibat program nasional," tambahnya.
Namun demikian, ia memastikan ketersediaan pangan hewani di Sumut masih mencukupi. "
"nsya Allah ketersediaan daging ayam, sapi, maupun telur cukup. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal pasokan," tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kenaikan harga ayam yang sudah terjadi tidak berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.
"Kita sudah lakukan antisipasi. DOC atau pembibitan ayam sudah kembali normal, krannya sudah dibuka lagi," ungkapnya.
Menurut Zakir, langkah tersebut diharapkan bisa menekan gejolak harga sekaligus menjamin keuntungan peternak tetap terjaga.
"Jangan sampai peternak rugi, tapi konsumen juga harus bisa menjangkau harga. Keseimbangan ini yang terus kita jaga," pungkasnya.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JENEWA Kementerian Luar Negeri Taiwan meluncurkan video promosi World Health Assembly (WHA) bertajuk Taiwan Cares Beyond Borders serta
News
Indonesia Tidak Sedang Runtuh, Indonesia Sedang Diuji Oleh Abdullah Rasyid Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN Dolar boleh naik. D
News
Gerebek Sarang Narkoba di Pagar Jati, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Amankan Dua Pria dan Sita Sabu
kota
Panta Rhei Gelar Silaturahmi Pelantikan dan Perkenalan Pengurus Alumni FH USU 1970&ndash1979
kota
Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
kota
Nekat Konsumsi Sabu di Galanggang, Empat Pemuda Berakhir di Tangan Satresnarkoba Polres Palas
kota
Digerebek Tengah Malam! Pria di Pasar Sibuhuan Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Sabu
kota
Nekat Edarkan Ganja di Tengah Kota, ASN Diciduk Tim Opsnal Polres Palas
kota
Operasi Kilat Satresnarkoba Polres Palas Berhasil Ringkus 4 Pria Diduga Terlibat Ganja
kota
PagiPagi Digerebek! Polres Palas Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Desa Sipagabu, Pemasok Diburu
kota