232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
Baca Juga:
P.Siantar l Sumut24.co
Forum Anak bukanlah sekadar pelengkap dan formalitas. Melainkan merupakan mitra strategis yang harus didengarkan, dilibatkan, dan didukung sepenuh hati.
Demikian ditegaskan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam arahan dan bimbingannya sebelum membuka Sosialisasi Pengenalan Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor dalam Rangka Kerjasama Lintas Perangkat Daerah untuk Mewujudkan Kota Layak Anak, Kecamatan Layak Anak, Kelurahan Kayak Anak, serta Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Sosialisasi dengan tema "Anak Didengar, Anak Berperan dalam Pembangunan" tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pematangsiantar, Jalan Dahlia Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari, Kamis (18/09/2025).
Wesly mengatakan, perlu diingat satu hal mendasar: anak-anak bukan hanya masa depan bangsa, tetapi juga masa kini yang perlu didengarkan dan dilibatkan. Sangat sering dibicarakan tentang pembangunan dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan. Namun ada hal yang sering terlewat, yakni bagaimana pembangunan itu dirasakan oleh anak-anak.
"Apakah mereka merasa aman? Apakah mereka merasa dihargai? Apakah mereka memiliki ruang untuk menyampaikan pendapatnya? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini sangat bergantung pada seberapa serius kita menguatkan Forum Anak," terang Wesly.
Menurut Wesly, Forum Anak bukan sekadar organisasi anak-anak. Forum Anak merupakan jembatan komunikasi antara anak dengan pemerintah. Sebagai pelopor,
Forum Anak menunjukkan teladan mereka berani berbicara, berani berkarya, dan memberi inspirasi bagi teman-temannya.
Sebagai pelapor, lanjut Wesly, Forum Anak menyuarakan apa yang terjadi di lapangan. Mulai isu pendidikan, kesehatan, Perlindungan dari kekerasan, hingga kesempatan untuk berkembang.
"Peran ini luar biasa penting. Karena melalui Forum Anak, kita bisa mendengar langsung suara tulus yang sering luput dari perhatian orang dewasa," sebutnya.
Di kesempatan tersebut, Wesly mengajak semua pihak untuk peka dan peduli melihat kondisi saat ini. Sebab masih ada anak-anak putus sekolah. Masih ada anak-anak yang terpaksa bekerja. Masih ada anak-anak yang menghadapi kekerasan, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungannya.
"Inilah saatnya kita bergandeng tangan. Tidak cukup hanya dengan regulasi atau program pemerintah, tetapi harus ada kesadaran bersama antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan tentu saja anak-anak itu sendiri," kata Wesly.
Wesly juga berharap, setelah kegiatan sosialisasi, perangkat daerah tidak memandang Forum Anak sebagai pelengkap semata. Tidak ada lagi sekolah yang menganggap partisipasi anak hanya formalitas. Selain itu, pemimpin wilayah harus membuka telinga dan mata untuk mendengar aspirasi anak.
"Mari kita jadikan Forum Anak sebagai mitra strategis. Mari kita dengarkan, mari kita libatkan, mari kita dukung sepenuh hati," ajak Wesly.
Di akhir arahan dan bimbingannya, Wesly mengucapkan terima kasih dan menyampaikan aspirasi kepada semua pihak yang telah memprakarsai acara tersebut.
"Semoga langkah hari ini menjadi pijakan besar untuk masa depan Kota Psmatangsiantar yang benar-benar Layak Anak menuju Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," pungkasnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinsos P3A Kota Pematangsiantar Drs Risbon Sinaga MM dalam laporan kegiatannya menyampaikan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada perangkat daerah, kepala sekolah, dan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tentang peran Forum Anak; serta menumbuhkembangkan anak harus didengar aspirasinya dan berperan dalam pembangunan.
Sosialisasi diikuti peserta dari pimpinan OPD terkait, pengurus TP PKK Kota Pematangsiantar, camat, Kepala SMA-SMP/sederajat, pengurus OSIS SMA-SMP/sederajat baik negeri maupun swasta
ASN Dinsos P3A, petugas sosial, dan lainnya
Sosialisasi menghadirkan narasumber Muhammad Andi SKM MEng selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta fasilitator dari Forum Anak Provinsi Sumut.
Turut hadir, Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, dan camat. (LP)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News
Musa Rajekshah Hadiri Mubes XI Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno Kembali Ditetapkan sebagai Ketua Umum
News
KPLP Richwell Hutagakung Ingatkan Tahanan Baru Lapas Padangsidimpuan Disiplin dan Kesehatan Jadi Prioritas
News
Operasi Sarang Narkoba di Silayanglayang, Tiga Pria Positif Sabu, Polres Padangsidimpuan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar
News
Kabut Asap Kiriman Masuk Medan, BMKG Deteksi Sebaran di Seluruh Sumut
News