GM PLN Sumut Rizky Mochamad: PLN Dukung Penuh Program Listrik Masuk Desa
MEDAN, SUMUT24.CO General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khusus
News
Baca Juga:
Jakarta – Koordinator Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadli, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kapolri untuk mengambil alih serta memeriksa Bupati Langkat, Syah Afandin, dalam dugaan kasus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di Kabupaten Langkat. Hingga kini, kasus yang ditangani Polda Sumut itu dinilai jalan di tempat dan belum menyentuh aktor utama.
Azmi menilai, publik menduga ada keterlibatan langsung Syah Afandin yang kala itu menjabat sebagai Plt Bupati Langkat. "Sejumlah nama sudah diperiksa, bahkan kasusnya sampai di pengadilan. Tapi mengapa nama Plt Bupati Langkat belum juga disentuh? Ada apa dengan aparat penegak hukum di Sumut?" tegas Azmi di Jakarta, Senun (15/9/2025).
Desakan ini muncul setelah Kejari Langkat melakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan terkait dugaan korupsi pengadaan smart board senilai Rp49,9 miliar tahun anggaran 2024. Azmi menduga proyek raksasa itu mustahil hanya berhenti pada level Kepala Dinas Pendidikan. "Anggaran sebesar itu pasti melibatkan lingkaran elit kekuasaan. Indikasi keterlibatan mantan Pj. Bupati dan bahkan Syah Afandin sebagai Bupati Langkat saat ini sangat kuat," ujarnya.
KAMAK bersama elemen masyarakat anti-korupsi telah menyusun agenda aksi ke KPK, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung. Mereka menuntut agar aparat hukum tingkat pusat turun tangan penuh, baik dalam kasus seleksi PPPK 2023 maupun dugaan mark-up proyek pengadaan dan belanja modal di APBD Langkat 2023–2025.
"Publik menduga ada pola sistematis dalam proyek-proyek di Kabupaten Langkat. Kejari jangan berhenti di Kadis Pendidikan saja. Harus berani membuka siapa saja lingkaran dekat Syah Afandin yang ikut menikmati proyek ini," ujar Azmi yang juga Ketua Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) sekaligus Kornas KAMAK.
Azmi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini agar tidak mandek di tingkat daerah. "KPK dan Mabes Polri jangan lamban, jangan takut. Bongkar mega korupsi di Langkat yang selama ini tak tersentuh hukum," pungkasnya.
Hingga kini, Syah Afandin—yang sebelumnya menjabat Plt Bupati Langkat dan kini resmi dilantik sebagai Bupati—belum pernah dijerat dalam kasus hukum yang menyeret pejabat-pejabat lain di sekitarnya.tim
MEDAN, SUMUT24.CO General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khusus
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan
kota
sumut24.co Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran
Ekbis
sumut24.co MedanAnggota Komisi 4 DPRD Medan El Barino Shah SH MH minta Aparat Penegak Hukum (APH) dalami dugaan jual beli proyek fisik di
kota
Peringati Maulid Nabi Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan
News
Ratusan Miliar dalam 20 Koper KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir
News
JAKARTA Peneliti IndexPolitica, Denny Charter, menyampaikan analisisnya mengenai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keu
Ekbis
PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasy
Politik
MEDAN SUMUT24.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepenting
News
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News