MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI, Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian
MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian Oleh H.Rahudman Harahap MMKetua Penguru
Profil
Baca Juga:
Jakarta – Koordinator Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadli, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kapolri untuk mengambil alih serta memeriksa Bupati Langkat, Syah Afandin, dalam dugaan kasus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di Kabupaten Langkat. Hingga kini, kasus yang ditangani Polda Sumut itu dinilai jalan di tempat dan belum menyentuh aktor utama.
Azmi menilai, publik menduga ada keterlibatan langsung Syah Afandin yang kala itu menjabat sebagai Plt Bupati Langkat. "Sejumlah nama sudah diperiksa, bahkan kasusnya sampai di pengadilan. Tapi mengapa nama Plt Bupati Langkat belum juga disentuh? Ada apa dengan aparat penegak hukum di Sumut?" tegas Azmi di Jakarta, Senun (15/9/2025).
Desakan ini muncul setelah Kejari Langkat melakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan terkait dugaan korupsi pengadaan smart board senilai Rp49,9 miliar tahun anggaran 2024. Azmi menduga proyek raksasa itu mustahil hanya berhenti pada level Kepala Dinas Pendidikan. "Anggaran sebesar itu pasti melibatkan lingkaran elit kekuasaan. Indikasi keterlibatan mantan Pj. Bupati dan bahkan Syah Afandin sebagai Bupati Langkat saat ini sangat kuat," ujarnya.
KAMAK bersama elemen masyarakat anti-korupsi telah menyusun agenda aksi ke KPK, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung. Mereka menuntut agar aparat hukum tingkat pusat turun tangan penuh, baik dalam kasus seleksi PPPK 2023 maupun dugaan mark-up proyek pengadaan dan belanja modal di APBD Langkat 2023–2025.
"Publik menduga ada pola sistematis dalam proyek-proyek di Kabupaten Langkat. Kejari jangan berhenti di Kadis Pendidikan saja. Harus berani membuka siapa saja lingkaran dekat Syah Afandin yang ikut menikmati proyek ini," ujar Azmi yang juga Ketua Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) sekaligus Kornas KAMAK.
Azmi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini agar tidak mandek di tingkat daerah. "KPK dan Mabes Polri jangan lamban, jangan takut. Bongkar mega korupsi di Langkat yang selama ini tak tersentuh hukum," pungkasnya.
Hingga kini, Syah Afandin—yang sebelumnya menjabat Plt Bupati Langkat dan kini resmi dilantik sebagai Bupati—belum pernah dijerat dalam kasus hukum yang menyeret pejabat-pejabat lain di sekitarnya.tim
MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian Oleh H.Rahudman Harahap MMKetua Penguru
Profil
Medan Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, M.A menyampaikan keprihatinannya atas pernyataan mantan Ketua BEM
News
JAKARTA, SUMUT24.CO Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Min
News
DELISERDANG , SUMUT24.CO Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus baru DPW Partai
News
Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka
kota
Medan sumut24.co Kapolrestabes Medan menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan atas keberhasilannya me
kota
DELI SERDANG Sumut24.coKetua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menyatakan pelantikan dan deklarasi pengurus DPW serta DPD PAN seSumatera Utar
Politik
DELI SERDANG Sumut24.coKetua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pelantikan dan deklarasi DPW serta DPD PAN seSumatera Utara
Politik
&lrmPawai Khatam AlQur&039an ke38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati SolokKabupaten Solok Sumut24.co
kota
Pembukaan Turnamen Sepak Bola Supayang Legend Cup U40di di Hadiri &lrmBupati Solok
kota