Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
Baca Juga:
DELI SERDANG ! SUMUT24.co
- Bersih Desa dan Gelar Budaya berupa pertunjukan seni Reog Ponorogo dan Kuda Lumping serta pelaksanaan Wirid Akbar Kaum Ibu se-Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan diharapkan menjadi sarana untuk mempertebal rasa persaudaraan, pelestarian seni, serta menambah khasanah dalam mencintai tanah air Nusantara Republik Indonesia.
Harapan ini disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo di acara yang dilaksanakan di lapangan sepak bola, Jalan Pasar VI Belakang, Dusun V Sengon, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu malam, (6/9/2025).
"Mudah-mudahan acara malam ini membawa nikmat dan keberkahan kepada kita dalam mewujudkan nilai Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan sesuai cita-cita dan amanah kita semua," harap Wakil Bupati dalam pidatonya.
Pagelaran wayang kulit semalam duntuk dengan lakon, Wahyu Katentreman yang dibawakan dalang, Jaka Tri Utama SSN, sebut Wakil Bupati, merepresentasikan sosok ketokohan di budaya Jawa yang luhur serta sarat akan makna.
"Dari budaya Jawa ini selalu melahirkan tokoh-tokoh Satrio, sakti mandraguna, berjiwa satria membela yang benar, menjunjung martabat dan nilai-nilai luhur budaya bangsa," jelas Wakil Bupati.
Ada tiga makna dalam pagelaran wayang tersebut. Pertama, pelaksanaan pagelaran dilandasi rasa tanggung jawab bersama, gotong royong antara panitia dan pemerintahan setempat.
Kedua, melestarikan nilai-nilai yang sudah hampir punah untuk hidup bergotong-royong, saling bantu membantu antara jiran dan tetangga. "Sedulur sekapal seluruh kampung yang harus kita kembangkan di Kabupaten Deli Serdang," ajak Wakil Bupati.
Ketiga, nilai-nilai gotong royong yang terwujud dalam lakon pagelaran wayang diharapkan menjadi berkah dalam mewujudkan visi misi Deli Serdang sehat, cerdas, sejahtera, religius dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Kepala Desa Bandar Klippa, Suripno SH MH menjelaskan, bersih desa dan gelar budaya yang dilaksanakan sudah berlangsung secara rutin setiap tahunnya sejak 2011 lalu.
"Saya ingin dengan pendekatan-pendekatan budaya karena dengan budaya insya Allah kita akan dapat melaksanakan kehidupan ini dengan banyak hal," ucapnya.
"Dengan budaya dan kesenian, tentunya akan mempunyai pola pikir, etika ataupun hati, sehingga kita dapat melaksanakan kehidupan itu dengan berpedoman kepada kaidah-kaidah agama, maupun kaidah-kaidah budaya," lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, anggota DPRD Deli Serdang, Herti Sastra Br Munthe mengimbau masyarakat untuk jangan pernah menghilangkan dan melupakan budaya.
Mendampingi Wakil Bupati di acara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Zainal Abidin Hutagalung; Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Drs Khairul Azman MAP; Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Suparno SSos MSP; dan lainnya. ( Rodes ) .
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
Mengurai Sengkarut Posisi Sekda Antara Meritokrasi Birokrasi dan Syahwat Politik Kepala Daerah
kota
Dibalik Temuan BPK, LHKPN Kadis PUPR Tapsel Rp2,28 Miliar Jadi Perbincangan, Diduga Sering Nongkrong Ketimbang Awasi Proyek?
kota
WTP 12 Kali BerturutTurut Dipertaruhkan? Temuan BPK Rp1,3 Miliar di PUPR Tapsel Picu Desakan Copot Kadis
kota
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota