Sorot Dugaan Penelantaran Pasien, dr. Faisal Arbie Desak RDP dengan Manajemen RS Eshmun
sumut24.co MedanDugaan penolakan dan penelantaran pasien di Rumah Sakit (RS) Eshmun, Medan Marelan, memantik kekecewaan serius dari DPRD K
kota
Baca Juga:
Aksi yang digelar ratusan massa dengan tuntutan penghapusan tunjangan mewah anggota DPR pada awalnya berjalan tertib, namun kemudian memanas setelah sekelompok massa merobohkan pagar gerbang DPRD dan melakukan pelemparan batu serta petasan ke arah petugas.
Untuk mencegah kerusuhan semakin meluas, aparat bertindak tegas namun tetap mengedepankan prinsip persuasif. Polisi mengamankan 39 orang yang diduga sebagai provokator maupun pelaku anarkis, terdiri dari 15 mahasiswa dan 24 non-mahasiswa.
Seluruhnya dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut guna dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di sisi lain, kericuhan juga mengakibatkan sejumlah aparat mengalami luka saat berupaya menahan massa. Beberapa personel dari Polda Sumut maupun Polrestabes Medan harus mendapatkan perawatan medis akibat terkena lemparan benda tumpul hingga tusukan pipa maupun terjatuh saat pengamanan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.
"Kami menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum, tetapi apabila aksi dilakukan dengan cara anarkis hingga merusak fasilitas dan melukai petugas, maka aparat wajib bertindak," ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ferry juga menyampaikan apresiasi terhadap sebagian besar peserta aksi yang tetap tertib dan kooperatif. Menurutnya, kebebasan berekspresi tidak boleh disalahgunakan hingga menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Polri selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Namun, keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi sendiri, tetap menjadi prioritas utama," tambahnya.
Hingga sekitar pukul 19.00 Wib, kondisi di sekitar Gedung DPRD Sumut sudah berangsur kondusif. Aparat gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan masih bersiaga untuk memastikan keamanan serta mencegah terulangnya kericuhan.
Dengan adanya tindakan tegas dan terukur tersebut, Polda Sumut berharap masyarakat tetap menyalurkan aspirasi secara damai, tertib, serta sesuai ketentuan undang-undang, sehingga kebebasan berpendapat dapat berjalan beriringan dengan keamanan dan ketertiban umum.(W05)
sumut24.co MedanDugaan penolakan dan penelantaran pasien di Rumah Sakit (RS) Eshmun, Medan Marelan, memantik kekecewaan serius dari DPRD K
kota
sumut24.co MedanSekretaris DPRD Kota Medan definitif, Erisda Hutasoit, SE, langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat koordin
kota
sumut24.co JAKARTA, Terangnya lampu yang menemani anakanak belajar, listrik yang menunjang aktivitas keluarga, hingga energi yang menggera
News
sumut24.co MedanSeorang pemilik bangunan di Jalan Bilal Ujung, Medan, bernama Fadil Muhammed, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh
kota
Direktur Lantas Polda Sumut dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Diganti
News
sumut24.co LangkatGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan percepatan pembangunan kawasan pertanian di Kabu
Umum
sumut24.co BATUBARA, Sampah plastik, kaleng, dan kardus bekas tidak lagi menjadi limbah yang dibuang begitu saja. Di Kabupaten Batubara, Su
News
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pers merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi (
Umum
Dijanjikan Rp300 Juta, Tiga Kurir Bawa 15 Kg Sabu dari Aceh ke Lampung, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Membongkar!
News
Finalis IGA 2026, Bobby Nasution Andalkan Kemandirian Finansial Dispora dan Efisiensi RS Haji Medan
News