Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
Baca Juga:
- Wakil Bupati Asahan Resmi Buka Gala Siswa Indonesia 2026, Wadah Lahirkan Bibit Pesepak Bola Berkarakter dan Berprestasi
- BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
- BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
Jakarta, Organisasi Maju Indonesia (Manifes Juang Indonesia) menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi secara adil dan tanpa pandang bulu. Pernyataan ini disampaikan merespons salah satu poin dalam Program Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin ketujuh yang menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi tanpa pengecualian.
Sekretaris Jenderal Maju Indonesia, Heru Santoso, mengatakan bahwa semangat antikorupsi tersebut sangat relevan dengan situasi saat ini. Hal itu disampaikan Heru, yang juga dikenal sebagai aktivis 1998, saat ditemui di sebuah rumah makan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2025).
"Ini menjadi angin segar sekaligus penegasan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa diskriminasi, tanpa melihat latar belakang atau jabatan seseorang," ujar Heru.
Ia merujuk pada penangkapan seorang wakil menteri yang juga mantan aktivis 1998 dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurut Heru, peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah berkomitmen dalam menegakkan hukum secara konsisten.
"Ini bukti bahwa tidak ada lagi ruang bagi impunitas. Kami meyakini bahwa pemberantasan korupsi hanya bisa efektif jika dilakukan dengan keberanian, transparansi, dan konsistensi," katanya.
Lebih lanjut, Heru menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh Program Asta Cita, terutama agenda-agenda yang berkaitan dengan reformasi birokrasi dan penegakan hukum. Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan.
"Tanpa pemerintahan yang bersih dan berintegritas, pembangunan tidak akan merata, dan keadilan sosial sulit terwujud. Ini saatnya seluruh elemen bangsa bergerak bersama," ujarnya.
Maju Indonesia menilai bahwa komitmen pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas nasional demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Rel
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik