KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Simalungun– Proyek rekonstruksi jalan jurusan Simpang Dolok Merangir–Laras, Kecamatan Dolok Batu Nanggar/Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan. Warga menilai material timbunan untuk lantai kerja pada proyek senilai Rp34,9 miliar tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
Proyek yang dikerjakan PT Cahaya Artha Indonesia dengan konsultan pengawas CV Polo Consultant itu menggunakan dana dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Simalungun. Jalan yang direkonstruksi sepanjang 6,6 kilometer dengan lebar 5 meter menggunakan material hotmix.
Namun, berdasarkan pantauan lapangan, Selasa (19/8/2025), timbunan agregat terlihat berukuran terlalu besar. Sejumlah warga menduga material tersebut tidak sesuai standar yang seharusnya menggunakan campuran pasir dan batu kecil agar pemadatan lebih kuat dan rata.
"Kalau melihat kondisi di lapangan, material agregatnya kasar sekali. Seharusnya untuk timbunan hotmix digunakan agregat dengan ukuran 19 mm hingga 37,5 mm sesuai standar. Ini terlihat tidak sesuai spesifikasi. Jangan-jangan ada manipulasi material," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Ia juga menilai pengawasan dari pihak PUPR maupun konsultan jarang dilakukan di lapangan. "Kalau begini, pekerjaan bisa bermasalah di kemudian hari. Harusnya dibongkar sebelum diteruskan," katanya.
Ketika dikonfirmasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR Kabupaten Simalungun, Agus Sinaga, mengakui adanya material berukuran besar dalam pekerjaan tersebut. Namun, ia menyebut material itu sudah diarahkan untuk digunakan pada bahu jalan.
"Itu sudah kami instruksikan supaya batu yang besar dipinggirkan untuk pembuatan bahu jalan nantinya," ujar Agus.
Hingga kini, pekerjaan proyek masih terus berlangsung. Warga berharap pengawasan diperketat agar kualitas jalan sesuai dengan spesifikasi dan dapat digunakan secara berkelanjutan.LP
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News