Rabu, 14 Januari 2026

Ketua DPRD Madina Angkat Bicara,Erwin Lubis : Seruan Keadilan di Tengah Duka Pembunuhan Beruntun

Administrator - Kamis, 07 Agustus 2025 23:45 WIB
Ketua DPRD Madina Angkat Bicara,Erwin Lubis : Seruan Keadilan di Tengah Duka Pembunuhan Beruntun
Madina |sumut24.co -

Baca Juga:

Publik Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sedang dilanda duka dan keterkejutan. Dalam waktu yang berdekatan, dua peristiwa pembunuhan yang kejam dan tak masuk akal telah mengguncang ketenangan masyarakat.

Kasus pertama terjadi di Kecamatan Pakantan, di mana seorang ibu tewas di tangan anak kandungnya sendiri. Belum reda keterkejutan itu, selang beberapa hari kemudian, seorang siswi SMAN 1 Natal juga ditemukan tewas secara tragis, menjadi korban kekejaman tetangganya sendiri.

Kedua insiden ini sontak memicu gelombang keprihatinan dari berbagai pihak. Banyak masyarakat yang merasa marah, sedih, dan menuntut agar para pelaku diberi hukuman seberat-beratnya, bahkan sampai hukuman mati, sebagai efek jera.

Menanggapi fenomena mengerikan ini, Ketua DPRD Madina, H. Erwin Efendi Lubis, SH, turut menyampaikan pandangan dan harapannya.

Dalam pernyataannya, Erwin memulai dengan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

"Saya atas nama Ketua DPRD Madina mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga kedua almarhumah diterima semua amal ibadahnya oleh Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Erwin melalui sambungan telepon.

Erwin menekankan pentingnya kejadian ini sebagai momentum bagi seluruh masyarakat untuk introspeksi.

Ia berharap, tragedi serupa tidak akan pernah terulang lagi di masa depan. Menurutnya, setiap permasalahan, seberat apa pun itu, harus diselesaikan dengan kepala dingin dan mencari solusi yang baik, bukan dengan cara-cara kekerasan.

"Kita adalah bangsa yang beragama, beradat, dan bernegara. Kita punya aturan dan hukum yang harus dijunjung tinggi. Jangan ada lagi tindakan kekerasan, apalagi sampai pembunuhan," tegasnya.

Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Erwin mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Madina.

Namun, ia juga memberikan catatan penting agar kepolisian bisa bertindak secara maksimal dengan mengedepankan rasa keadilan masyarakat yang saat ini sedang terluka.

"Polisi harus lebih peka terhadap rasa keadilan masyarakat. Terapan hukuman secara maksimal terhadap para tersangka agar memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat," pintanya.

Di akhir pernyataannya, Erwin kembali menggarisbawahi harapannya agar kasus-kasus kekerasan dan pembunuhan tidak lagi menjadi bagian dari berita di Mandailing Natal.

Ia bahkan membandingkan dengan kasus serupa yang baru saja dijatuhi hukuman mati, yaitu kasus pembunuhan Nia Kurnia Sari.

Hal ini menunjukkan betapa seriusnya ia memandang persoalan ini dan betapa besarnya harapannya agar para pelaku kejahatan serupa mendapatkan ganjaran yang setimpal.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bunda PAUD Juga Ketua TP Posyandu Asahan Kunker ke PAUD dan Posyandu
Terungkap! Direktur CV Rafli Akbar Ternyata Sudah Dipanggil Berulang Kali Tapi Mangkir Akhirnya Jadi Tersangka, Ini Kronologinya
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi beserta jajaran menyerahkan bantuan kepada TP PKK Kota Sibolga.
Ketua Tim Pembina Posyandu Asahan Serahkan Bantuan Meja dan Kursi untuk Posyandu
Kejari Padangsidimpuan Tetapkan 3 Tersangka Terkait Proyek RKB SDN 200301,Kajari Lambok : AL sudah enam kali di Panggil,DPO menyusul
Bupati Madina Pastikan 660 Los Pasar Baru Panyabungan Mulai Difungsikan Januari Ini
komentar
beritaTerbaru