Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
- Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
Tapsel | Sumut24.co
Di bawah langit cerah yang menaungi hamparan sawah hijau di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat hangat dan nyata.
Sabtu (28/02/2026), personel Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel turun langsung ke kebun membantu panen daun bawang prei milik seorang warga, Ibu Aniyah.
Salah satu prajurit yang tampak aktif dalam kegiatan tersebut adalah Kopda Ibrahim Dalimunthe. Dengan seragam loreng dan sepatu bot yang mulai berlumur tanah, ia bersama rekannya memanen satu per satu daun bawang prei yang tumbuh subur di lahan sederhana milik Ibu Aniyah.
Tanpa canggung, mereka membungkuk, mengikat, lalu mengumpulkan hasil panen dengan penuh ketelitian.
Kehadiran Satgas TMMD Ke-127 bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Di sela-sela aktivitas panen, canda dan obrolan ringan tercipta.
Senyum Ibu Aniyah tak bisa disembunyikan. Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar tambahan tenaga, melainkan bentuk perhatian dan kepedulian yang begitu berarti.
"Kami sangat terbantu. Biasanya panen butuh waktu lebih lama, sekarang bisa selesai lebih cepat," ungkap Ibu Aniyah dengan mata berbinar.
Bagi seorang petani kecil, waktu panen yang lebih singkat berarti hasil bisa segera dijual ke pasar, sehingga perputaran ekonomi keluarga pun lebih lancar.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memang dirancang untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah yang membutuhkan sentuhan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Namun di balik pembangunan jalan, renovasi fasilitas umum, dan berbagai proyek fisik lainnya, ada sisi humanis yang sering kali justru lebih membekas di hati warga.
Apa yang dilakukan Kopda Ibrahim Dalimunthe dan rekannya menjadi gambaran nyata bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat.
Mereka tidak segan ikut turun ke sawah, memegang cangkul, hingga membantu proses panen. Kebersamaan inilah yang memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat.
Di tengah rindangnya pohon kelapa dan hijaunya tanaman bawang prei yang berjejer rapi, terlihat bahwa TMMD bukan sekadar program, melainkan wujud gotong royong yang masih hidup di desa-desa. Sentuhan tangan para prajurit di lahan pertanian itu menjadi simbol harapan, bahwa kemajuan desa lahir dari kebersamaan.zal
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota