GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
- Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
- Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pecahkan Rekor Dunia Permainan Kulcapi
Sebanyak 21 tim sepak bola pelajar SMP dari 21 Kecamatan se- Kota Medan mengikut Gala Siswa Indonesia (GSI) tahun 2025 tingkat Kota Medan yang memperebutkan piala Wali Kota Medan di Lapangan Sepakbola Cadika, Medan Johor, Selasa (15/7/25). GSI yang merupakan kompetisi sepak bola bagi pelajar SMP program Kemendikbud dan PSSI ini bertujuan untuk menjaring talenta muda yang berbakat di bidang sepak bola.
GSI yang berlangsung mulai tanggal 15 sampai 19 Juli 2025 ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Pembukaan GSI ini ditandai dengan pelepasan balon dan tendangan bola pertama yang dilakukan Rico Waas. Hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba, Kadispora T Chairuniza dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah.
Kepada para peserta, termasuk guru dan pelatih Rico Waas mengatakan selamat datang dalam ajang GSI yang terselenggara atas hasil kerjasama Kemendikbud dengan PSSI dan KONI. Rico Waas pun menyambut baik kegiatan ini. Tentunya ajang ini menjadi
satu bagian untuk bagaimana kita melahirkan para atlet berprestasi sejak usia dini.
"Kita melihat bagaimana potensi -potensi atlet muda yang ada di kota Medan. Kami meyakini ada potensi atlet muda yang hebat dan berprestasi dari dari anak-anak peserta didik. Mudah-mudahan peserta GSI bisa menjadi atlet muda berprestasi kebanggaan Indonesia mewakili Kota Medan", kata Rico Waas
Menurut Rico Waas semua peserta GSI yang hadir disini adalah juara dan pemenang. Oleh karenanya dalam bertanding nantinya peserta didik dapat menjunjung sportifitas karena dalam ajang ini kemampuan kalian akan dilihat.
"Perlu diingat anak Medan itu tangguh dan bisa bermain secara sportif dan fairplay serta bukan hanya mengejar juara tetapi bagaimana diri bisa berkembang lebih baik lagi", ujar Rico Waas sembari ingin memastikan peserta didik siap untuk bisa bertanding secara baik dan fair serta mencetak prestasi kedepannya.
Ditambahkan Rico Waas, melihat potensi dan keseriusan anak-anak serta kondisi fisik mereka, tentunya Dapat menjadi perhatian kita bersama. Sehingga kita dapat mengetahui pembinaan apa yang dilakukan setiap tahunnya. Teruntuk KONI Rico Waas menitipkan pesan agar dapat melihat dan menjaring atlet muda yang berbakat dan berprestasi di ajang GSI ini.
"Saya berharap kita semua bekerjasama mulai dari Kemendikbud , PSSI, KONI dan Pemko Medan. Mari kita benahi sepakbola dengan menciptakan atlet berprestasi mulai dari dini termasuk perhatian terhadap gizi mereka serta masa depannya", ucap Rico Waas seraya mengucapkan selamat bertanding kepada peserta GSI.
Disela-sela pembukaan Rico Waas memberikan pertanyaan kepada tiga orang peserta didik dari perwakilan kecamatan yang mengikuti GSI. peserta didik yang berhasil menjawab pertanyaan dihadiahi satu set pakaian sepakbola lengkap dengan sepatu bola. pemberian hadiah ini pun disambut gembira dan ceria seluruh peserta.
Sebelumnya Ketua Panitia Prayogi menjelaskan GSI merupakan bagian dari program revitalisasi persepakbolaan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter positif pada siswa seperti disiplin kerja keras dan sportivitas serta memberikan wadah bagi siswa untuk berprestasi di bidang olahraga.
"Tujuannya adalah upaya penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik menumbuhkan profil pelajar Pancasila mengembangkan minat dan bakat peserta didik terhadap olahraga sepak bola menumbuhkan jiwa sportivitas kerja keras disiplin komunikatif bersahabat menghargai prestasi dan tanggung jawab", jelasnya.
GSI tahun 2025 dengan tema sinergi inovatif dan kreatif untuk mengembangkan talenta olahraga hebat berkarakter ini memperebutkan piala Wali Kota Medan dan berlangsung selama lima hari yang diikuti 21 tim sepakbola pelajar SMP dari 21 Kecamatan se- Kota Medan.
Usai pembukaan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyaksikan pertandingan perdana ajang GSI antara Kecamatan Medan Barat dan Kecamatan Medan Johor. (Rel)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota