Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
- Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial
- Terobosan Rico Waas, Pelayanan Administrasi Kependudukan Kini Bisa Diakses di 21 Kecamatan
- Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik, Wali Kota Medan Dorong Integrasi Data Berbasis AI via WhatsApp
Hal ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level I Lingkungan Pemko Medan, Senin (14/7/2025) di Hotel LePolonia.
"Pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menetapkan diri untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan keseriusan dalam membangun Kota Medan," ucapnya di hadapan peserta yang terdiri atas perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan itu.
Dalam pembukaan yang dihadiri Penjamin Mutu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI Henky Rizki Widiardi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Medan Subhan Fajri Harahap, dan pimpinan perangkat daerah itu, Wali Kota berharap pelatihan ini bukan hanya meningkatkan indeks profesionalisme ASN, tapi lebih penting lagi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Rico Waas menekankan bahwa pengadaan barang/jasa harus transparan, akuntabel, dan efisien.
"Melalui pelaksanaan pengadaan barang/jasa kita membangun kota dengan integritas, profesionalisme, dan kualitas terbaik, bukan berdasarkan kepentingan pribadi," harapnya.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan pentingnya kualitas dalam pengadaan barang/jasa.
"Jangan yang penting ada dan mengabaikan kualitas. Nanti belum apa-apa rusak lalu beli lagi. Begitu cek, menumpuk di gudang," sebut Rico Waas.
Wali Kota Rico juga mengajak peserta pelatihan untuk mengimplementasikan SOP yang sudah dibuat dan memprioritaskan kualitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa.
"Jika semua profesionalisme dan kualitas terbaik diterapkan, maka semuanya akan berjalan dengan baik," ucapnya.
Pembukaan pelatihan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Rico Waas kepada perwakilan peserta.
Selanjutnya, setelah rehat sejenak, peserta dibagi ke beberapa kelas untuk mengikuti pelatihan. Mereka akan mendapatkan pelatihan meliputi berbagai materi terkait pengadaan barang/jasa selama 2 hari dengan narasumber Agus Arif Rakhman dan Wijaya Hasrimi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI. Selanjutnya pada 18 Juli mendatang peserta mengikuti ujian yang diadakan LKPPRI di Laboratorium Universitas Prima Medan. (Rel)
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News