Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
Medan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai belum maksimal dalam melakukan penggeledahan terhadap kantor-kantor strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) proyek infrastruktur jalan.
Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), Arief Tampubolon, menilai KPK seharusnya turut menggeledah Kantor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang berada di kompleks Kantor Gubernur Sumut, Medan. Pasalnya, kantor tersebut dianggap sangat vital dalam sistem lelang pengadaan barang dan jasa secara elektronik.
"KPK harus juga menggeledah ruangan PBJ di Kantor Gubsu itu untuk mencari bukti tambahan agar semakin terang modus korupsi e-catalog yang menyebabkan OTT," ujar Arief kepada wartawan, Sabtu (12/7).
Tak hanya Kantor PBJ, Arief juga menyarankan agar Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Sumut ikut menjadi target penggeledahan. Menurutnya, dua kantor itu sangat berkaitan langsung dengan pengelolaan dan perencanaan keuangan daerah, khususnya pengadaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Karena sangat mungkin bukti tambahan dapat diperoleh dari kedua kantor tersebut," tambahnya.
Arief menyebutkan bahwa jika KPK benar-benar ingin menyeret Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam kasus korupsi proyek infrastruktur jalan yang menyeret Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Ginting dan beberapa pihak lain, maka penguatan alat bukti menjadi hal mutlak.
"Informasi yang beredar di kalangan legislatif menyebutkan bahwa proyek yang di-OTT KPK tidak tertera dalam APBD Sumut. Maka bisa dipastikan ada kebijakan tertulis yang dijadikan dasar untuk penganggaran tersebut. Siapa pembuat kebijakan itu harus diungkap," tegas Arief.
Ia menilai keberanian KPK dalam membongkar kasus ini secara menyeluruh akan sangat menentukan arah penegakan hukum di Sumatera Utara.
"Tinggal keberanian KPK kita tunggu untuk mengungkap itu," pungkasnya.red2
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News