Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Baca Juga:
- Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Wali Kota Tanjungbalai dan Kakanwil BPN Sumut Tinjau Pulau Milik Pemko
- Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Pentingnya Wawasan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman
- Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Medan– Himpunan Keluarga Mandailing Sumatera Utara (HIKMA SUMUT) menyatakan dukungan penuh terhadap konsep perencanaan yang diusung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Muallem. Konsep yang dinilai kaya akan "Roh Islami" ini disambut antusias oleh organisasi kekeluargaan Mandailing tersebut.
Wakil Ketua HIKMA SUMUT H Syahrir Nasution menegaskan bahwa visi Muallem selaras dengan filosofi yang dipegang teguh oleh masyarakat Mandailing, yakni "Bicara Mandailing, Bicara Islam." Baginya, Islam dengan segala aturan serta syariatnya adalah patokan utama dalam mengarungi kehidupan di dunia.
"Ini baru Gubernur yang tahu akan kebenaran ajaran Allah SWT," ujar Wakil Ketua HIKMA SUMUT. "HIKMA SUMUT siap mendukung konsep planning dari Gubernur Aceh (Muzakir Manaf/Muallem) dalam merealisasikan cita-citanya yang penuh dengan Roh Islami."
Dukungan ini didasari keyakinan bahwa kehidupan di dunia ini bersifat sementara, dan panduan syariah Islam tidak dapat dipisahkan dari setiap aspek kehidupan. HIKMA SUMUT berharap konsep yang diusung Muallem dapat membawa kemaslahatan dan keberkahan bagi masyarakat Aceh, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Sebelumnya diketahui, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menawarkan empat pulau di Kabupaten Aceh Singkil kepada investor Timur Tengah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata halal bertaraf global. Empat pulau tersebut adalah Pulau Mangkir Ketek, Mangkir Gadang, Lipan, dan Pulau Panjang. Penawaran ini dilakukan dalam upaya menarik investasi dari negara-negara Timur Tengah untuk mengembangkan potensi pariwisata halal di Aceh.
Rencana ini merupakan bagian dari upaya Aceh untuk menarik investasi dari dunia Islam, memperkuat ekonomi halal, dan memperluas jaringan mitra internasional. Pemerintah Aceh juga akan memfasilitasi investasi di berbagai sektor lain, seperti perikanan, pertanian halal, parfum, dan infrastruktur, termasuk pembangunan Terowongan Geurutee.
Beberapa duta besar dari negara-negara Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Yordania, dan Palestina, telah menunjukkan minat positif dan dijadwalkan akan mengunjungi lokasi pada Oktober 2025 untuk melihat potensi investasi lebih lanjut.res2
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News