Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Baca Juga:
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ketika menerima audiensi Pimpinan Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Sumut yang diketuai Musa Rajecksah di rumah dinas Wali Kota Medan, Senin (7/7/26). Selain bersilaturahmi kehadiran PW MES Sumut ini juga untuk melaporkan kepada Rico Waas bahwa Medan menjadi tuan rumah perayaan Milad atau ulang tahun MES.
"Pemko Medan siap berkoordinasi dengan MES untuk mendorong pelaku usaha memiliki sertifikat halal. Selain itu terkait juga labelisasi Kawasan Halal Aman dan Sehat (Khas)", kata Rico Waas didampingi Kadis UKM Koperindag Benny Iskandar dan Kabag Kesra Abu Kosim.
Dijelaskan Rico Waas UMKM saat ini menjadi sektor penting dalam meningkatkan perekonomian, namun hal lain yang tidak kalah pentingnya juga adalah labelisasi halal terhadap produk UMKM. Sebab labelisasi halal saat ini bukan hanya sekedar berbicara terkait agama namun menjadi kebutuhan untuk menjaga produk UMKM tersebut.
"Seperti kemarin saya menghadiri acara yang diinisiasi Dubes Korea Selatan yang bertajuk K- Halal. Ini menunjukkan bahwa labelisasi halal dari suatu produk menjadi kebutuhan. Sebab banyak produk dari Korea yang memiliki label halal sehingga membuat konsumen menjadi aman dan terjaga", jelas Rico Waas.
Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan terus mendorong pelaku UMKM untuk mengurus dan memiliki sertifikat halal agar produknya aman dan terjaga sehingga akan berdampak dengan meningkatnya perekonomian.
"Selain UMKM, sektor lainnya yang bisa untuk meningkatkan perekonomian syariah adalah di bidang Fashion. Seperti produk hijab yang diyakini Kota Medan bisa merajai pasar dan dapat bersaing dengan kota lainnya. Kami berharap MES dapat menjadi salah satu bagian untuk mewujudkannya", ucap Rico Waas.
Terkait Milad MES, Rico Waas menyampaikan Pemko Medan menyambut baik dan mendukung kegiatan ini digelar di Kota Medan. Tentunya dijadikannya Medan sebagai tempat digelarnya perayaan Milad MES akan semakin membuat ekonomi syariah di kota Medan lebih berkembang dan meningkat.
Sebelumnya Ketua PW MES Sumut, Musa Rajecksah menjelaskan bahwa Kota Medan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan perayaan Milad atau ulang tahun MES. Direncanakan kegiatan ini akan dilakukan pada tanggal 25 juli 2025 di istana Maimun.
"MES selama ini berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi syariah. Di milad tahun ini Kota Medan menjadi tuan rumah perayaannya, kami berharap bapak Wali Kota dapat mendukung dan hadir pada acara milad tersebut", jelas Musa Rajecksah.
Terkait dengan koordinasi, Musa Rajecksah menyatakan akan bergandengan tangan dengan Pemko Medan untuk meningkatkan ekonomi syariah. Karena MES selama ini telah aktif dalam kegiatan ekonomi syariah, seperti menjadi narasumber dalam sosialisasi ekonomi syariah, memberikan pendampingan sertifikat halal pelaku usaha dan pembentukan zona Khas ( Kawasan Halal Aman dan Sehat). (Rel)
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum