Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Baca Juga:
- Gubernur Bobby Nasution dan DPRD Sumut Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Jadi Dasar Penyusunan APBD 2027
- Bobby Nasution Pastikan Jalan Helvetia Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus 2026, Lebar Jalan Ditambah hingga 14 Meter
- Bobby Nasution Dukung Sumut Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Voli Putri U-20 Asia 2027
MEDAN — Peristiwa korupsi yang kembali menimpa Provinsi Sumatera Utara, memantik rasa keprihatinan elemen masyarakat. Aparat penegak hukum (APH) didorong untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat di Sumut, termasuk memanggil Gubernur Bobby Nasution.
Demikian poin penting yang terungkap dalam talkshow "Bincang Terang" bertema 'Blok Medan Mengancam Sumut, Apa Kabar Sumut Berkah' yang digagas Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sumatera Utara
di Bae Coffee, Jalan Alfalah No.26, Medan Amplas, Jumat sore (4/7).
Diskusi yang diprakarsai Ketua GPA Sumut, Nurul Yakin Sitorus ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti Ketua ISARAH Sumut Abdul Thaib Siahaan, pengamat politik Budi Setiawan Siregar, dan jurnalis senior Choking Susilo Sakeh.
Nurul Yakin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi Sumatera Utara yang dianggap masih jauh dari pemerataan pembangunan. Ia menilai, praktik korupsi telah menjadi penghambat utama tercapainya kesejahteraan masyarakat.
"Harapan masyarakat Sumut hari ini untuk menikmati pembangunan yang merata masih jauh dari kenyataan. Korupsi menjadi tembok besar yang menghalangi," ujarnya.
Ketua ISARAH Sumut, Abdul Thaib Siahaan, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyinggung berbagai proyek yang dinilai bermasalah namun belum mendapat penanganan hukum secara tuntas.
"Kasus tambang, lampu pocong hingga revitalisasi Lapangan Merdeka adalah contoh persoalan yang terindikasi masalah, tapi tidak jelas penanganannya. Ini jadi alasan publik makin tidak percaya pada KPK," ungkapnya.
Hal senada disampaikan pengamat politik Budi Setiawan Siregar. Ia menyayangkan kekecewaan masyarakat di daerah seperti Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara, yang belum menikmati hasil pembangunan akibat kasus dugaan korupsi yang mencuat belakangan ini.
"Kami berharap kasus OTT yang menyeret mantan Kadis PUPR Sumut (Topan Ginting) bisa diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," ujarnya.
Kritik juga datang dari jurnalis senior, Choking Susilo Sakeh. Ia menyatakan pesimisme terhadap keberanian KPK dalam mengusut dugaan keterlibatan Gubernur Sumut Bobby Nasution, termasuk dalam proyek-proyek saat menjabat sebagai Wali Kota Medan.
"Saya tidak berharap banyak KPK akan memeriksa Gubernur Sumut dalam kasus ini. Tapi saya punya harapan kepada Kejaksaan Agung untuk berani mendalami proyek-proyek bermasalah seperti Lampu Pocong, Lapangan Merdeka, dan lainnya," pungkas Choking.
Talkshow ini menjadi ruang refleksi publik terhadap dinamika penegakan hukum dan pembangunan di Sumatera Utara, khususnya dalam menghadapi maraknya dugaan korupsi yang melibatkan pejabat daerah. ***
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum