Rabu, 04 November 2026

KPK Sita iPhone 7 dan Buku Catatan Keuangan Milik Akhirun Piliang

Administrator - Jumat, 04 Juli 2025 14:44 WIB
KPK Sita iPhone 7 dan Buku Catatan Keuangan Milik Akhirun Piliang
Istimewa

PADANGSIDIMPUAN, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit iPhone 7 dan sebuah buku catatan keuangan saat menggeledah rumah milik Akhirun Piliang alias Kirun, Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG), Kamis (4/7/2025). Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur yang sebelumnya terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Tim penyidik tiba di rumah Kirun di Jalan Mawar, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, sekitar pukul 09.30 WIB dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata. Proses penggeledahan berlangsung tertutup selama lebih dari dua jam dan menyita perhatian warga sekitar.

"Tim KPK memeriksa seluruh ruangan di dalam rumah. Yang mereka bawa antara lain satu unit iPhone dan sebuah buku catatan keuangan," kata Kepala Lingkungan 3, Dambon Siregar, yang turut menyaksikan proses tersebut.

Buku catatan yang turut disita diduga berisi data aliran dana terkait sejumlah proyek strategis yang dikerjakan PT DNG di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Perusahaan tersebut diketahui kerap memenangkan tender proyek jalan dan infrastruktur lainnya, beberapa di antaranya kini disorot karena mengalami kerusakan meski baru selesai dikerjakan.

KPK menduga adanya praktik pengaturan proyek dan mark-up anggaran yang melibatkan oknum pejabat dinas dan pihak swasta. Akhirun Piliang sebelumnya juga ikut terjaring dalam OTT yang menjerat mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut, Topan Ginting.

Hingga pukul 11.55 WIB, tim penyidik KPK meninggalkan rumah Kirun dengan membawa barang-barang yang disita dalam penggeledahan tersebut.

KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait isi dari catatan keuangan maupun data yang terdapat dalam ponsel tersebut. Namun, informasi awal yang dihimpun menyebutkan bahwa dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap aliran dana dan keterlibatan aktor lain dalam kasus yang tengah dikembangkan.

Warga sekitar menyebut rumah milik Kirun selama ini tampak tertutup dan jarang dikunjungi. Kehadiran KPK di lokasi mengundang keramaian, sebagian warga mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera ponsel.

"Baru tahu kalau rumah itu milik bos proyek. Selama ini terlihat sepi saja," ujar salah seorang warga setempat.

KPK menyatakan penyidikan akan terus berlanjut untuk menelusuri dugaan keterlibatan lebih luas dalam praktik korupsi proyek infrastruktur di Sumatera Utara.


-zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Cecar Nusron Wahid soal Duit HGB Summarecon dan Mutasi Jabatan, Empat Orang Kepercayaannya Terseret  2. 5 Jam Diperiksa KPK, Nusr
GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jalan dan DJKA Sumut, Demi Penegakan Hukum yang Transparan
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
KPK Tetapkan Delapan Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
Delapan Tersangka Baru Korupsi Jalan Sumut Terungkap, Otti S. Batubara Desak KPK Bongkar Aktor di Balik Layar
komentar
beritaTerbaru
PACITAN MARSUDI BUDAYA

PACITAN MARSUDI BUDAYA

PACITAN MARSUDI BUDAYA 1.Dhandhanggula PAKASA Pang Pacitan Paguyuban Kawula winarni, Kraton Surakarta Hadiningrat, Pang Pacitan sinebute,Wus

Umum