Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Baca Juga:
Oleh: Rianto, S.H., M.H – Jurnalis Tinggal di Medan
Seratus hari pertama adalah waktu yang singkat, tapi cukup untuk menilai arah sebuah kepemimpinan. Di Kota Medan, masa 100 hari Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakyuddin Harahap menjadi sinyal kuat bahwa perubahan itu bukan hanya wacana.
Langkah pertama mereka bukan membangun tugu atau proyek pencitraan. Mereka memilih "bersih-bersih rumah sendiri". Tes urine massal bagi ASN bukan hanya penegakan disiplin, tapi juga pesan moral: kota ini harus dipimpin oleh orang-orang yang sehat, bersih, dan jujur. Dua camat dan dua lurah yang terbukti positif narkoba langsung dicopot. Tegas, tanpa kompromi. Ini bukan sekadar tindakan, tapi penegasan etika kepemimpinan.
Langkah selanjutnya yang layak diapresiasi adalah keberpihakan kepada kelompok pekerja informal. Pengemudi ojek online yang selama ini sering terpinggirkan, kini mendapat jaminan kesehatan berupa BPJS. Tidak banyak daerah yang punya kepekaan seperti ini. Program ini mungkin tidak mendatangkan suara besar dalam politik, tapi ini keputusan yang memanusiakan.
Soal infrastruktur, tentu belum sempurna. Tapi perbaikan jalan dan penerangan lampu jalan yang dilakukan secara serentak menunjukkan keseriusan. Kita semua tahu, warga Medan terlalu lama hidup dengan lubang-lubang di jalan dan kawasan gelap yang rawan kriminal. Sekarang, titik-titik itu mulai terang. Perlahan tapi terasa.
Yang juga penting adalah pendekatan partisipatif yang mereka pilih. Alih-alih tertutup atau eksklusif, Pemko Medan membuka pintu lebar untuk audiensi dari semua kelompok masyarakat. Ini bukan gaya populis, tapi bentuk kesadaran bahwa kebijakan terbaik lahir dari mendengar.
Satu hal yang patut digarisbawahi adalah keberanian Pemko Medan menargetkan peningkatan capaian pajak daerah. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, langkah ini bisa dianggap berisiko. Namun, pendekatan yang digunakan cukup cerdas: digitalisasi sistem, penertiban tanpa intimidasi, dan edukasi wajib pajak. Pemerintah butuh dana, dan rakyat harus paham bahwa pajak yang dikelola baik akan kembali dalam bentuk layanan.
Tak ketinggalan, sektor budaya pun disentuh dengan cermat lewat pagelaran GEMES (Gebyar Medan Serumpun). Di sini, nilai persatuan dan kekayaan etnis Medan dirayakan. Di saat banyak kota melupakan jati diri budayanya, Medan memilih untuk merawatnya.
Lalu ada RS Pirngadi dan puskesmas-puskesmas yang mulai dibenahi. Tentu masih panjang perjalanannya, tapi satu hal sudah dimulai: membangun ulang kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Dalam dunia politik dan pemerintahan, 100 hari sering dijadikan alat ukur awal. Tapi lebih dari sekadar angka, ini tentang arah. Dan arah yang diambil Rico Waas dan Zakyuddin Harahap menunjukkan bahwa mereka tidak sekadar ingin memimpin, tapi memperbaiki.
Apakah semua sudah sempurna? Tentu tidak. Tapi paling tidak, kita sedang bergerak—dan bukan di tempat yang sama.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Publik Bertanya RS Sumut Tak Mampu?
News
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026&ndash2031 Secara Aklamasi
News
Polsek STM Hilir Patroli ke warung warung di Talun Kenas dan Gunung Rintih, Cek Dugaan Togel Macau dan Narkoba
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu keXIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun
News
Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asalusul CPO
News
Jakarta, realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat didunia, akan kembali berkolaborasi dengan Warner Bros. Discovery Global Cons
Cinema
Jambi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial in
News
Jakarta Prograam Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 tengah memasuki tahap seleksi peserta oleh mitra penyele
News
Medan Dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang beragam. Mulai dari makanan khas seperti lontong Medan, soto Medan, hin
Tips