Lantik Ratusan Pejabat, Bupati: Ini Regenerasi
Lantik Ratusan Pejabat, Bupati Ini Regenerasi
kota
Baca Juga:
- Keputusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dituntut Pidana Atas Karya Jurnalistiknya
- Hak Jawab: PTAR Buka Suara Soal Isu Lahan Konsesi dan Tuduhan Pelanggaran Lingkungan
- PTAR, Pengelola Tambang Emas Martabe, menyampaikan keberatan atas berita sumut24.co berjudul “Siapa Bermain? Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi PT Agincou
Acara yang digelar di kawasan Samosir ini menghadirkan Laban Laisila, Head of Newsroom dari Narasi TV, sebagai narasumber utama yang membawakan materi bertajuk "Jurnalisme Konstruktif: Solusi dan Harapan di Tengah Krisis."Samosir, 27 Mei 2025.
Dalam paparannya, Laban memperkenalkan konsep jurnalisme konstruktif sebagai pendekatan baru dalam dunia pemberitaan. Tidak seperti jurnalisme konvensional yang cenderung menyoroti sisi gelap atau konflik secara berlebihan, jurnalisme konstruktif hadir untuk memberikan sudut pandang yang lebih seimbang.
Pendekatan ini tetap kritis namun berfokus pada solusi, memberikan harapan, dan mendorong perubahan positif dalam masyarakat. Dalam konteks isu lingkungan yang semakin kompleks dan mendesak, pendekatan ini sangat relevan untuk diterapkan.
Laban menjelaskan bahwa jurnalisme konstruktif memiliki sejumlah manfaat penting. Pertama, mampu meningkatkan keterlibatan pembaca karena mereka merasa lebih termotivasi untuk bertindak. Berdasarkan survei yang dipaparkan, tingkat keterlibatan pembaca bisa meningkat hingga 30% ketika media menyajikan berita yang solutif dan membangun. Kedua, pendekatan ini mendorong diskusi yang lebih produktif.
Daripada terjebak dalam narasi negatif, masyarakat akan terdorong untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama. Ketiga, pendekatan ini menawarkan perspektif yang lebih seimbang, yakni tidak sekadar menunjukkan sisi buruk dari suatu isu, tetapi juga memperlihatkan upaya dan potensi perubahan ke arah yang lebih baik.
Dalam praktiknya, jurnalisme konstruktif dalam isu lingkungan bisa diterapkan melalui berbagai cara. Misalnya, dengan memfokuskan liputan pada solusi konkret seperti pengembangan teknologi ramah lingkungan atau energi terbarukan. Selain itu, media juga bisa mengangkat kisah-kisah inspiratif dari komunitas lokal yang berhasil menjaga lingkungan, serta menyoroti kebijakan pemerintah yang terbukti efektif dalam pelestarian hutan atau pengelolaan sampah.
Workshop ini juga menyoroti pentingnya peran media sebagai agen perubahan, bukan hanya sebagai penyampai informasi. Menurut Laban, jurnalisme tidak boleh berhenti pada peliputan konflik dan kerusakan, tapi juga harus mampu membangkitkan harapan dan aksi kolektif.
"Dengan jurnalisme konstruktif, media bisa menjadi jembatan perubahan. Tidak hanya mengkritik, tapi juga mengajak audiens menjadi bagian dari solusi," tegasnya.
Acara ini menjadi refleksi penting bahwa masa depan jurnalisme terletak pada kemampuan media untuk beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Dalam menghadapi krisis lingkungan global, media dituntut untuk tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menciptakan ruang dialog, menyebarkan inspirasi, dan mengajak masyarakat bergerak bersama.
Workshop ini bukan hanya memperkaya pengetahuan para jurnalis, tetapi juga membuka jalan bagi transformasi positif di dunia pemberitaan.
Melalui pendekatan jurnalisme konstruktif, berita bukan lagi sekadar alat untuk menyebarkan sensasi, tapi menjadi sarana membangun masa depan yang lebih baik. Saatnya media menjadi bagian dari solusi, bukan hanya pengamat.zal
Lantik Ratusan Pejabat, Bupati Ini Regenerasi
kota
Sinyal Kuat dari Pusat SOKSI Sumut AllOut Kawal Andar Amin Harahap Menuju Kursi Golkar 1
Politik
Program LCDI Terima Penghargaan di Forum RKPD Sumatera Utara 2027 Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Rendah Karbon
kota
Pembangunan HuntapHuntara Batangtoru Terus Maju, BenihBaik Apresiasi Sinergi Pemkab TapselPTPN IVl Tapanuli Selatansumut24.coUpaya p
News
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sumut Bahas Reformasi Polri dan Kejaksaan
Politik
Sergai sumut24.co Terkait sengketa lahan seluas sekitar 500 hektare antara masyarakat dengan pihak PTPN IV Regional I Kebun Silau Dunia ya
News
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, da
Wisata
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, da
News
Sergai sumut24.co Pemerintah pusat terus memperkuat komitmen pengembangan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Komitmen
News
Medan Di tengah kompleksitas sosial dan kemajemukan etnis Sumatera Utara, nama almarhum H. Syamsul Arifin tetap dikenang sebagai sosok p
Profil