Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba “Menelikung” Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba &ldquoMenelikung&rdquo Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
kota
Baca Juga:
- Tabagsel Bersatu! Kepala Daerah se-Tabagsel Kompak Buka Jalur Udara Baru, Bandara Aek Godang dan AH Nasution Siap Mengudara Juni 2026
- Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
- Sinyal Kuat dari Akar Rumput, 12 Ranting Dukung Joko Kembali Pimpin PAC Medan Area
Bupati Batubara terpilih periode 2025–2030, H. Baharuddin Siagian SH, M.Si, sebelumnya sempat menyatakan bahwa kantor Bupati yang tengah dibangun itu nantinya akan diserahkan kepada DPRD Batubara untuk menjadi kantor mereka. "Kantor Bupati ini akan kita serahkan kepada DPRD Batu Bara untuk menjadi kantor mereka," ujarnya kala itu.
Lahan yang menjadi objek pengadaan berlokasi di Dusun II, Desa Perkebunan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara. Total luasnya mencapai 493.700 meter persegi, terdiri dari dua persil bidang tanah, yakni Blok 109 dan Blok 114 beserta tanaman di atasnya. Lahan tersebut merupakan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Socfindo Indonesia.
Berdasarkan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun dan Rekan (MBPRU), nilai wajar ganti rugi lahan ditetapkan sebesar Rp 9.529.670.000. Penetapan itu telah inkrah melalui putusan Pengadilan Negeri Kisaran Nomor: 112/Pdt.G/2021/PN.Kis tanggal 21 Januari 2022.
Namun, dalam realisasinya, Pemkab Batubara melalui Dinas PUTR telah membayarkan ganti rugi kepada PT Socfindo sebesar Rp 10.482.637.000 (bruto), dengan potongan pajak Rp 238.241.750 dan nilai bersih Rp 10.244.395.250 berdasarkan register SP2D No. 07957/SP2D/2021 tertanggal 31 Desember 2021.
Ironisnya, terdapat selisih kelebihan pembayaran sebesar Rp 952.967.000 yang hingga kini tidak jelas penggunaannya. Berdasarkan konfirmasi Kepala Cabang Bank Sumut Lima Puluh, Teddy Prabudi SE, Jumat (9/5/2025), dana tersebut masih berada di bank sebagai titipan dari Pemkab Batubara.
Sementara itu, PT Socfindo mengakui telah menerima dana ganti rugi yang dibayarkan melalui Bank Pemerintah Daerah. Namun muncul pertanyaan lanjutan terkait uang konsinyasi: kepada siapa dititipkan, berapa lama, dan dalam kondisi apa dana itu mengendap.
Tak hanya soal lahan, pembangunan fisik kantor Bupati Batubara pun menuai sorotan. Berbagai elemen masyarakat mengkritik kualitas bangunan yang dinilai tidak memenuhi standar. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap banyak ketidakwajaran terkait spesifikasi teknis, mulai dari tiang pancang, dinding, kaca, hingga pengadaan barang dan jasa.
Sejumlah kerusakan juga dilaporkan terjadi, seperti lepasnya material bangunan, keretakan dinding, dan pecahnya kaca secara tiba-tiba, padahal bangunan belum selesai sepenuhnya.
Bendahara Umum Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Syaifuddin Lubis, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengaudit proses ganti rugi lahan dan tanam tumbuh yang dinilai rawan korupsi. "APH harus mengaudit proses ganti rugi pengadaan tanah lokasi pembangunan kantor Bupati Batubara yang diduga sarat korupsi, baik di tingkat perbankan, pemerintah daerah maupun pihak perkebunan PT Socfindo," tegasnya.
Ia juga mempertanyakan dasar hukum pembelian tanah berstatus HGU, yang notabene merupakan tanah negara, oleh pemerintah daerah.
Polemik ini semakin menegaskan urgensi pengawasan dan penegakan hukum yang ketat di Kabupaten Batubara demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.Red2
Sulaiman di Ujung Tanduk, Diduga Coba &ldquoMenelikung&rdquo Bobby Nasution Soal Mega Proyek RS Haji Medan Rp448 Miliar
kota
YOGYAKARTA Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo) dengan Lim Xin Rui (Emily) yan
Seleb
MEDAN, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, H. Hamdani Syaputra SE resmi meraih gelar Magister Hukum (MH) dari Fakultas Hukum Universit
Profil
HMTI Minta PLN Benahi Manajemen, Jangan Rakyat yang Dirugikan
kota
Pemadaman Berskala Nasional, KAMAK Ini Bukan Lagi Masalah Sistem, Tapi Sudah Korsleting Moral
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
Mengurai Sengkarut Posisi Sekda Antara Meritokrasi Birokrasi dan Syahwat Politik Kepala Daerah
kota
Dibalik Temuan BPK, LHKPN Kadis PUPR Tapsel Rp2,28 Miliar Jadi Perbincangan, Diduga Sering Nongkrong Ketimbang Awasi Proyek?
kota
WTP 12 Kali BerturutTurut Dipertaruhkan? Temuan BPK Rp1,3 Miliar di PUPR Tapsel Picu Desakan Copot Kadis
kota
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News