Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPI-SKKB Ditunda
Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda
News
Baca Juga:
- Peringati Maulid Nabi, Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah SAW
- Bupati Asahan Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Sinergi Provinsi–Kunci Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
- Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana PSR Kemitraan dan Intercropping Padi Gogo, Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Petani dan Ketahanan Pangan
Polemik yang terjadi akhir-akhir ini di kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dimana Desakan pembubaran Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bukti Mas oleh ratusan masyarakat dari puluhan desa di Kecamatan Sosopan Kabupaten Palas memerlukan kajian agar tidak menyalahi peraturan yang berlaku.
Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE, menyampaikan hal itu, Senin (28/4/25) di Aula Kantor Bupati didampingi Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution dan Asisten I Panguhum Nasution, Kepala DLHK Palas dan Kepala Dinas Pertanian saat menerima audiensi puluhan masyarakat Sosopan yang meminta ketegasan Pemda Palas membubarkan Gapoktan Bukit Mas.
Sebelumnya, masyarakat Sosopan telah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa menolak dan mendesak penghentian kemitraan Gapoktan Bukit Mas dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL) untuk pembukaan dan penanaman pohon Eucalyptus di lahan seluas 2.573 hektar di wilayah tersebut.
Putra Mahkota Alam (PMA) pada kesempatan itu meyakinkan masyarakat bahwa Pemda Palas akan selalu berpihak terhadap kepentingan masyarakat dari pada individu ataupun kelompok.
Namun, Pemda Palas masih perlu mempelajari langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencari solusi yang terbaik untuk mencapai kepentingan masyarakat tersebut.
Penangan persoalan ini jangan asal-asalan dan dalam waktu dekat pihak Gapoktan atau PT TPL akan kita panggil terlebih dahulu untuk mencari solusi yang terbaik," tegas Bupati Palas.
Ansor Harahap dari perwakilan warga tersebut menyampaikan terimakasih atas atensi dan sambutan hangat Bupati dan wakil Bupati Palas terhadap aspirasi yang telah masyarakat Sosopan sampaikan.
Ansor menegaskan pembubaran Gapoktan Bukit Mas dinilai harus segera dilakukan untuk menghindari konflik yang telah berkepanjangan di wilayah tersebut.
Terlebih dalam verifikasi teknis dan faktual terhadap proses izin Gapoktan Bukit Mas diduga kuat tidak benar dan menyalahi aturan yang ada. Kemudian, masyarakat yang berusaha dan menguasai lahan sebagian besar bukanlah masyarakat yang terdaftar dalam Gapoktan.
Tokoh Masyarakat Sosopan,Jupen Hasibuan, menambahkan keberadaan Gapoktan Bukit Mas layaknya telah menjadi duri bagi masyarakat di wilayah itu. Sebab, sebagian lahan tersebut telah puluhan tahun di kelola dan ditanami masyarakat untuk menghidupi keluarganya.
Pak Bupati tolong bantu kami menjaga tempat kami mencari nafkah dengan segera membubarkan Gapoktan Bukit Mas," ucap para masyarakat Sosopan.Rifin
Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda
News
Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana
kota
Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan
kota
Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu
kota
Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin
kota
sumut24.co ASAHAN, Peralihan aset milik Pemerintah Kabupaten Asahan, semula Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) yang kini beralih fungsi menj
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Asahan pada S
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daera
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pan
News
sumut24.co MEDAN, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) NonSubsi
kota