Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Baca Juga:
- Dari Kopi Mandailing hingga Gordang Sambilan, Bupati Saipullah Tunjukkan Kekayaan Madina di PRSU
- Doa dari Tanah Suci untuk Madina! Bupati Saipullah Lepas 45 Jamaah Umroh Cahaya Rizki
- Tokoh Masyarakat Pantai Barat Madina H. Syahrir Nasution: Jika Pemerintah Terus Abai, Rakyat Siap Perjuangkan Bergabung ke Sumatera Barat
Madina – Luapan lumpur panas yang terjadi di kawasan Roburan Dolok, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Fenomena yang terjadi secara tiba-tiba ini memicu kekhawatiran akan potensi bencana lingkungan yang lebih besar, bahkan disamakan oleh warga dengan tragedi lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.
Tokoh masyarakat Madina, H. Syahrir Nasution, yang bergelar Sutan Kumala Bulan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi ini. Ia meminta agar pemerintah daerah bertindak cepat dan serius sebelum situasi semakin memburuk.
"Kalau tidak cepat diatasi, luapan lumpur panas di Mandailing Natal ini bisa seperti kasus lumpur Lapindo. Kita tidak ingin bencana yang lebih besar terjadi dan merugikan masyarakat luas," tegasnya.
Menurut H. Syahrir, luapan lumpur panas yang terjadi di wilayah roburan Dolok telah mengancam permukiman warga, lahan pertanian, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menilai, Pemkab Madina di bawah kepemimpinan Saipullah Nasution harus segera mengambil langkah nyata, baik dalam bentuk investigasi penyebab semburan, evakuasi warga jika diperlukan, maupun upaya penanganan langsung di lapangan.
"Walaupun ini merupakan bencana alam, pemerintah tidak boleh tinggal diam. Harus ada tindakan cepat dan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi dan pusat," tambahnya.
Warga sekitar hanya bisa berharap agar kejadian ini tidak berlarut-larut dan segera mendapat penanganan sebelum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan yang lebih luas.
Sebagian warga telah mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama mereka yang tinggal paling dekat dengan titik semburan. Asap panas dan bau menyengat dari lokasi kejadian juga dilaporkan mulai mengganggu pernapasan warga.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari semua pihak, khususnya pemerintah, agar tragedi lingkungan seperti di Sidoarjo tidak terulang di bumi Gordang Sambilan.
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota
Ketika Loungewear dan Underwear Bertransformasi Menjadi Elemen Gaya Leticia Joseph, Mima Shafa dan berbagai Selebriti lainnya Berbagi Persp
Umum
Teater Koma Hadirkan Kembali Rumah Sakit Jiwa, Refleksi tentang Kemanusiaan yang Terus Relevan di Setiap Zaman Jakartasumut24.coSetelah 35
Umum
SMAN 1 Air Joman Salurkan Donasi Palestina Melalui Roadshow Dongeng KemanusiaanKabupaten Asahansumut24.co Dompet Dhuafa Waspada kembali mel
News
Bank Sumut Buka Akses Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Pekebun Sawit Sumatera Utara
Ekbis
Rapat Pleno PWNU Sumatera Utara Tetapkan Rois Baru
kota
sumut24.co KOTAPINANG, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distri
News
Mukhtaruddin Usman Kembali Pimpin SPS Aceh
kota
Medan sumut24.coWilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Tembung rawan aksi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), para pelaku kini
Hukum