Peran Bendum Bunda Yin Menguat, Gagas Komando Media (KOMID) Bersama Insan Pers
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Baca Juga:Kebijakan Wali Kota Medan, Rico Waas, yang menaikkan tarif sewa lapak komersial di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) menuai polemik. Seorang warga Rusunawa Kayu Putih, Tanjung Mulia, dilarikan ke Rumah Sakit Sufina Aziz usai mendengar kabar kenaikan tarif yang dinilai tidak masuk akal.
Korban, Ani Faridah (70), merupakan penyewa lapak usaha depot air isi ulang berukuran 6x4 meter. Tarif sewa yang sebelumnya Rp660.000 per bulan, kini melonjak drastis menjadi Rp3,6 juta per bulan. Kenaikan ini membuat Ani mengalami tekanan mental dan fisik hingga akhirnya jatuh sakit.
"Sejak tahu harga sewa naik, dia langsung sedih. Terbayang beratnya hidup ke depan. Satu-satunya harapan makan kami dari usaha air isi ulang itu," ungkap suaminya, Muktar Gultom, saat ditemui di RS Sufina Aziz, Senin malam.
Muktar menjelaskan, usaha mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan usaha tersebut harus dibagi dua dengan pelaku usaha sejenis di lingkungan rusun. "Saya sendiri beternak ayam di belakang rusun, untuk tambah-tambah makan," tuturnya.
Setelah mendengar kabar kenaikan, Ani disebut sering melamun, kehilangan nafsu makan, hingga akhirnya mengalami demam tinggi dan kondisi psikis yang memburuk.
Bantahan Pemko Medan Dinilai Membingungkan
Pemerintah Kota Medan melalui siaran pers membantah bahwa tarif naik menjadi Rp3,6 juta. Namun, pernyataan tersebut langsung diralat dengan pengakuan bahwa angka itu memang berlaku untuk lapak ukuran tertentu, yakni 6x4 meter.
"Kami bukan orang bodoh yang tidak bisa menghitung. Kami tahu harga lama Rp27 ribu per meter, sekarang jadi Rp150 ribu. Itu yang kami pertanyakan," tegas Muktar.
Ia menyayangkan kebijakan yang dinilai hanya mempertimbangkan aspek regulasi, tanpa memikirkan dampaknya terhadap rakyat kecil. Ia menyebutkan bahwa warga tidak keberatan dengan kenaikan tarif hunian, tetapi keberatan berat terhadap kenaikan tarif lapak usaha yang dinilai "tidak manusiawi".
"Setahun jadi Rp43,2 juta, ini setara harga ruko mewah. Sementara di luar sana, kios pinggir jalan saja masih banyak yang Rp15 juta sampai Rp20 juta per tahun," ujarnya.
Kenaikan Tarif Berdasarkan Regulasi
Kepala Rusunawa Kayu Putih, Sulong Harahap, SH, menyatakan bahwa kenaikan tarif sudah sesuai regulasi dan telah disahkan DPRD Medan.
"Kenaikan ini sudah dibahas dan disahkan. Kami hanya menjalankan aturan sesuai Perda dan Perwal yang berlaku," katanya.
Dalam surat edaran kepada penghuni Rusunawa, disebutkan bahwa penyesuaian tarif mengacu pada Surat Dinas PKP2R Kota Medan Nomor: 900.1.13.1/4557, serta Perda Kota Medan Nomor 1 Tahun 2024 dan Perwal Nomor 6 Tahun 2026.
Dalam surat tersebut, tarif sewa hunian disebut naik sekitar Rp108.000 per bulan. Namun, tarif sewa kios atau ruang usaha mengalami lonjakan signifikan, yakni dari Rp27 ribu menjadi Rp150 ribu per meter persegi per bulan. Red
Medan Sumut24.co Bendahara Umum (Bendum) DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa Bunda Yin, meneg
News
Ketua DPD PSI Kota Binjai Ditahan Kejari, Terseret Kasus Dugaan Korupsi DKPP
kota
Respons Cepat Petugas Evakuasi Hewan Ternak Demi Jaga Keamanan Pengguna Jalan di Ruas Tol Medan&ndashKualanamu&ndashTebing Tinggi (MKTT)
kota
Hujutkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026, Kepala KBPS Audensi Ke Wabup Pakpak Bharat
kota
RDP LSM Suara Proletar di Komisi E DPRD Sumut Berjalan Alot, Sempat Diwarnai Ketegangan
kota
Bendum Gerindra Sumut Meriyawati Amelia Prasetyo (Bunda Yin) dan CEO Sumut24 Rianto Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo
kota
Divpropam Polri dan Slog Polri Periksa Senjata Api Personel di Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co TOBA, Pencarian terhadap korban tenggelam di perairan Danau Toba di kawasan Air Terjun Situmurun, Cristoper Rustam Muda Dua, mah
News
The Balibis, Magnet Wisata Baru Bernuansa Bali di Solok Diresmikan Wali Kota.
kota
Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto Raih Lemkapi Presisi Award, Apresiasi Atas Gencarnya Pemberantasan Narkoba dan Pelayanan Publik
kota