Jelang Hari jadi ke 3 Pujaketarub Nasional Gelar Rapat Besar
Medan sumut24.co Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaks
kota
Baca Juga:
- Saharuddin Koornas Gebrak Sarankan Wapres Gibran Segera Mundur: “Lebih Beretika dan Jadi Catatan Sejarah”
- Wapres Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana
- Wapres Dorong Percepatan Perbaikan Akses dan Layanan Publik Terdampak Bencana di Solok,
Jakarta— Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang terdiri dari lima tokoh militer senior menyampaikan delapan butir pernyataan sikap yang mencerminkan keprihatinan dan seruan perubahan terhadap situasi nasional saat ini.
Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Jenderal TNI (Purn) Tri Soetrisno (mantan Wakil Presiden RI), Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi (mantan Wakil Panglima ABRI), Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto (mantan KSAD), Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto (mantan KSAL), dan Marsekal TNI (Purn) Hanafi Asnan (mantan KSAU).
Dalam pernyataan tersebut, Forum menyampaikan delapan poin sikap:
1. Menyerukan agar bangsa Indonesia kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli.
2. Menyatakan dukungan terhadap program-program Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden terpilih.
3. Mendesak penghentian Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti PIK-2 dan Rempang yang dinilai merugikan rakyat.
4. Menolak keberadaan tenaga kerja asing, terutama yang berasal dari Tiongkok.
5. Menuntut penertiban pengelolaan sektor pertambangan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan nasional.
6. Mengusulkan reshuffle kabinet untuk menteri yang diduga terlibat korupsi atau memiliki keterkaitan dengan mantan Presiden Joko Widodo.
7. Menyerukan agar Polri dikembalikan pada fungsi dasarnya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
8. Mengusulkan penggantian Wakil Presiden dengan alasan pemilihannya dianggap melanggar konstitusi.
Forum menilai bahwa situasi politik, ekonomi, dan hukum saat ini memerlukan pembenahan menyeluruh guna mengembalikan arah pembangunan nasional ke jalur yang sesuai dengan cita-cita proklamasi.
Pernyataan ini menjadi sorotan karena disampaikan oleh tokoh-tokoh militer senior yang pernah menempati posisi strategis di masa lalu. Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah maupun pihak terkait atas seruan tersebut.red
Medan sumut24.co Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaks
kota
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor
News
Minggu Kasih Kapolda Sumut Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
News
Mubes XVI PPTSB Tetapkan Sairon Sinaga, Mangihut Sinaga Tegaskan Jangan Ada Lagi Perpecahan!
News
BAKOPAM Sumut Tegas! Ibnu Hajar Minta Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggerebekan Pesantren
News
Sentuh Hati Lansia di Sibuhuan, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Bagikan Sembako
News
Jaga SPBU Tetap Kondusif, Kasat Reskrim Polres Palas Pimpin Patroli Keamanan
News
Warga Resah, Timsus Serigala Sakti Gerebek Kafe RemangRemang di Palas, Puluhan Botol Minuman Beralkohol Diamankan
News
Gubuk Kumpul Warga di Selambo Diubah Jadi Sarang Narkoba2 Pengedar Digerebek, Sabu Digantung di Pohon
News
Fahdi Saidi Lubis, Akademisi dan Peneliti Ilmu Komputer yang Resmi Menjadi Menantu Anto Genk
Profil