Wisuda UNPRI, Rektor Chrismis: Jangan Berhenti pada Gelar, Jadilah Lulusan Adaptif di Era AI
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengingatkan para lulusan agar t
kota
Baca Juga:
- Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
- Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut : Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni Semua Angg
- Oknum Pimpinan Organisasi Wartawan Diduga Rusak Plang FORWAKA, Laporan Resmi Sudah Ada di Polres Asahan
Jurnalisme 'katanya' agaknya semakin melekat pada Tempo. Dibungkus dengan narasi seolah-olah investigasi, namun nyatanya hanya gosip warung kopi. Sayangnya kenyataan ini kita dapati di tengah inflasi sampah informasi di media sosial.
Media massa sejatinya adalah harapan yang bisa menjernihkan. Tapi sayang media sekelas Tempo malah terjerumus dalam kubangan sampah informasi yang menyesatkan.
Jurnalisme 'katanya' terlihat dengan kecenderungan Tempo yang kerap memakai pengakuan sumber anonim yang sama sekali tidak jelas akurasi faktanya.
Tak ada data, fakta, hanya sekadar 'katanya'. Kata pengakuan dari sumber anonim yang begitu lemah. Sekalipun dirahasiakan identitasnya, Tempo tak bisa mengklasifikasi apakah kualitas narasumbernya adalah sumber primer, sekunder, atau jangan-jangan malah imajiner!
Contoh teranyar Tempo membuat kehebohan dengan mengutip pengakuan narasumber yang 'katanya' pejabat di Kabinet Merah Putih. Pejabat itu dikutip keterangannya terkait dengan tudingan pada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang dikaitkan dengan bisnis rumah judi di Kamboja.
Narasi singkat berlandaskan 'katanya' itu dilekatkan dengan penjelasan yang begitu minim. Apa benar itu adalah narasumber primer, sekunder, atau imajiner. Satu-satunya argumentasi Tempo mencocokkan hipotesis antara Dasco dan bisnis judi adalah laporan tahunan salah satu perusahaan yang menampilkan narasi bahwa politikus senior Gerindra itu pernah terafiliasi dalam sebuah holding perusahaan besar. Holding perusahaan itu yang disebut punya kepemilikan saham di rumah judi.
Sejatinya jika petikan informasi itu dipakai sebagai dasar argumentasi untuk mencocokologikan sang politisi dan bisnis judi, maka Tempo pun punya situasi yang sama. Sebab salah satu investor Tempo, George Soros, pun berinvestasi besar pada rumah judi.
Dengan data awal yang didapatkannya, Tempo sejatinya bisa membuktikan apakah hipotesisnya terbukti atau tidak. Tinggal di dalami perusahaan yang terkait dengan sang politisi itu untuk memastikan fakta sebenarnya. Tapi entah karena kepentingan kejar tayang, kemalasan mencari kebenaran, atau agenda tersembunyi lain, Tempo malah tak memverifikasi secara detail sumber yang masih dalam level 'katanya' itu.
Sekalipun dangkal akan akurasi informasi dan fakta, narasi yang disampaikan Tempo terkait Dasco ini sukses menciptakan isu belah bambu. Ini terkait sang narasumber yang disebut Tempo adalah pejabat kabinet. Narasi yang seakan ingin memframing terjadi keretakan di dalam koalisi pemerintahan. Boleh jadi inilah inti dari narasinya yang dituju Tempo. Bukan soal judinya tapi bagaimana pecah belah dan instabilitas politik!
Saat Tempo enggan menuliskan penjelasan detail dari si narasumber selain soal profil soal yang bersangkutan adalah pejabat kabinet, maka di sinilah muncul kecurigaan besar. Apakah masuk akal narasumber yang begitu menarik itu tak dieksplor narasi atau informasinya?
Di sinilah pentingnya persoalan ini dibawa ke Dewan Pers. Ini untuk membuktikan kecurigaan apakah benar narasumber yang 'katanya' pejabat itu adalah sumber asli atau jangan-jangan imajinasi alias bohong. Bukan baru pertama ini Tempo memframing informasi yang hanya berlandaskan imajinasi.
Berulang kali Dewan Pers pun membuktikan kesalahan etika Tempo yang umumnya menyasar pada reportase terkait pejabat atau pengusaha yang kebetulan punya banyak sumber daya. Hal yang pernah dibongkar oleh akun bernama Jilbab Hitam soal modus operandi Tempo mencari keuntungan di balik pemberitaan. Begitulah elegi jurnalisme warung kopi.
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengingatkan para lulusan agar t
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka pelaksanaan Festival Sungai Asahan ya
News
BANGUN SINERGITAS, DIR INTEL POLDA SUMUT SALURKAN SEMBAKO KE PB PENDAWA INDONESIA
kota
Sambut Peluncuran Koleksi Fall/Winter 2026, UNIQLO Hadirkan LifeWear Week di Indonesia Mulai 28 Agustus 2026Jakartasumut24.co Perusahaan ri
Umum
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Rasa syukur dan bahagia disampaikan H. Subandi atas keberhasilan putranya, M. Daffa Verandy, S.H., M.Kn., yang telah menye
Umum
PADANG Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat memasuki babak baru. Pelantikan kepengurusan JMSI Sumbar 2026 menjadi moment
News
JAKARTA Presiden Republik Indonesia menerima kunjungan kehormatan delegasi tingkat tinggi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang dipim
News
JAKARTA Pasar minuman herbal Indonesia kembali mendapat perhatian dari perusahaan besar asal Tiongkok. Guangzhou Pharmaceutical Holdings L
News
Pubukpakam Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap neneknenek yang di kriminalisasi dilanjutkan di Pengadilan Negeri Lubuk
Hukum