Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme
News
Baca Juga:
- Aktivis LIB Aksi di PKS Mandoge : Dugaan Kerugian Negara dan Kerusakan Jalan, Izin Operasional Diminta Dicabut
- Koperasi Pers Indonesia dan IMAC Medan Bersinergi Gelar Pelatihan Sertifikasi Mediator bagi Gerakan Koperasi Sumatera Utara
- Bupati Taufik Zainal Abidin Secara Resmi Lepas 115 Pramuka Penggalang Asahan Menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara
Lubuk Pakam -Aksi perampokan kembali terjadi di seputaran wilayah Kecamatan Galang dan Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (06/02/2025) Kemarin.
Kali ini korbannya seorang wanita yang tidak ingin disebutkan namanya serta tidak ingin melaporkan peristiwa perampokan itu kepada pihak kepolisian.
Wanita tersebut penduduk Dusun Tanjung Gertak, Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba. Wanita itu sebut saja namanya Sumarni.
Sumarni pada sore itu sekitar pukul 15:00 WIB dari Desa Petumbukan hendak pulang ke rumahnya di Tanjung Gerta yang jaraknya lebih kurang 3 kilometer.
Tetapi sesampainya di Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba Sumarni dipepet dua pria dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX juga.
Sumarni langsung di tunjang kedua perampok itu dan terjatuh. Kereta Yamaha NMAX yang dikendarai Sumarni diambil.
Menurut keterangan Kepala Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang, Mukhtar kepada desernews.con mengatakan, selain sepeda motor, perampok itu juga merampas tas korban yang berisi uang Rp 8 juta.
"Menurut ceritanya tadi selain kereta korban, uang korban Rp 8 juta juga diambil", ucap Kepala Desa Mukhtar.
Merampok Pabrik Kelapa Sawit
Sebelumnya, 6 hari yang lalu, Jum'at 31 Pebruari pabrik kelapa sawit PT Serdang Tengah di Desa Tanjung Purba juga dirampok.
Asmadi salah seorang pengusaha sawit ketika itu baru menerima pembayaran uang sawit. Tetapi tiba-tiba muncul 4 orang pakai sebo menodongkan sajam dan senpi.
Asmadi tak berdaya dan akhirnya menyerahkan uangnya senilai Rp 220 juta kepada para perapok.
Bagi masyarakat Kecamatan Galang dan Bangun Purba, perampok pakai topeng sebo dan senpi sangat meresahkan. Meski petugas kepolisian setempat sudah mengetahui para pelaku, tetapi polisi sulit menangkapnya.
Banyak warga menjadi korban perampokan di daerah itu, tetapi tidak berani melapor ke polisi. Hal itu disebabkan kuatnya teror dan intimidasi yang dilakukan para perampok kepada korbannya.
Para pelaku perampokan tersebut diduga terlibat joint bisnis narkoba dengan sejumlah polisi aktif daerah itu.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme
News
Bupati Dorong SPPG Belanja Kebutuhan dari KDKMP di Labuhan Deli
News
Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN&ndashKualanamu
News
Patroli Tengah Malam! Timsus Serigala Sakti Polres Palas Antisipasi Begal dan Premanisme
News
Teriakan Penambang Pasir Gegerkan Sungai Batang Angkola, Ternyata Ada Mayat Mengapung
News
Peringati Sumpah Pemuda ke98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045
News
Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K, Bertindak sebagai Pembina Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke98
News
Bupati Solok Hadiri Perayaan Pelantikan Ketua Pemuda Saniang Baka Periode 2026&ndash2031.
News
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Bangkit atau Semakin Lunglai? IHSG Anjlok, Kepercayaan Pasar Diuji
News
DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina
News