Gandeng BRIN dan Harika Foundation, BPKH Cetak Gen Z Jadi "Dai Sejuta Mimbar" Edukasi Haji Muda
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Baca Juga:
Deliserdang– Seorang ibu pedagang buah, Rusmian Aritonang (54), melaporkan seorang pria berinisial R ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Deliserdang. Laporan tersebut dibuat setelah anaknya, Wilson Pratama (18), yang memiliki keterbelakangan mental, diduga mengalami penganiayaan pada Rabu (29/1) malam di Jalan Sultan Hassanudin, Pasar 3 Lubuk Pakam.
Rusmian, warga Jalan Puri Gang Mestika, Desa Bakaran Batu, Lubuk Pakam, datang ke Polresta Deliserdang bersama korban dan saksi-saksi. Laporan mereka diterima oleh Unit 3 SPKT dengan Nomor LP/B/99/I/2025/SPKT/POLRESTA DELISERDANG/POLDA SUMATERA UTARA.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Rusmian, insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Ia mendapat kabar dari seorang saksi, Tangi (23), bahwa anaknya telah dipukuli oleh seorang pria dewasa. Mendengar kabar tersebut, Rusmian segera berlari ke lokasi kejadian dan mendapati anaknya bersama terduga pelaku serta saksi.
"Pas aku sampai, kutanya dia (terduga pelaku) kenapa anakku dipukul. Tapi dia malah marah-marah dan tak mau minta maaf. Malah dia menantang aku untuk melaporkan. Makanya aku laporkan dia hari ini," ujar Rusmian dengan nada kesal.
Wilson, yang mengalami penganiayaan, menunjukkan luka di wajahnya kepada awak media. Setelah membuat laporan, Rusmian dan saksi-saksi langsung dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.
Harapan Keluarga dan Pandangan Hukum
Rusmian berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang, terutama terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang seharusnya mendapatkan perlindungan.
"Anakku ini berkebutuhan khusus, seharusnya dilindungi, bukan dipukuli. Aku berharap pelaku segera ditangkap," tegasnya.
Sementara itu, praktisi hukum Dr. Sukses Siburian, SH, MH, menyoroti kasus ini dari aspek perlindungan hukum.
"Anak berkebutuhan khusus harus mendapatkan perlindungan dari negara. Perlakuan kasar atau penganiayaan terhadap mereka tidak dapat dibenarkan dan memiliki konsekuensi hukum. Kami akan memantau perkembangan kasus ini agar korban mendapatkan kepastian hukum," ujarnya.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami laporan tersebut untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap terduga pelaku.red2
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas
kota
Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organ
News
Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan
News
Polsek Tanjung Morawa Amankan Terduga Pelaku Curat Sepeda Motor
kota
sumut24.co JAKARTA, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat
News
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
News
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paski
Umum
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Dae
News