Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Baca Juga:
Deli Serdang - Diduga mengalami kebocoran lambung kapal, Kapal nelayan di Pantai Labu tenggelam di Perairan Selat Malaka Kabupaten Deli Serdang.
Dari informasi diterima mediapolri.id, tenggelamnya Kapal nelayan di Pantai Labu sontak menghebohkan masyarakat Pantai Labu dimana kapal tersebut membawa 4 orang nelayan yang merupakan Nahkoda dan anak buah kapal (ABK).
"Empat orang nelayan yang tenggelam di Perairan Selat Malaka, merupakan Nahkoda dan Anak buah Kapal" Ujar Kapolsek Pantai Labu Sujarwo, S.Psi., M.H. Rabu (22/01/2025) Sore.
Ke 4 korban adalah, Abdul Rahman (41) Warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Heriyanto (35) Warga Dusun II Desa Pantai Labu Pekan, Antoni (48) Warga Dusun I Desa Pantai Labu Pekan dan M. Riduan (20) Warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji.
Dijelaskan Kapolsek, Peristiwa itu bermula pada saat Kapal motor yang di Nakhodai Abdul Rahman beserta Anak buah kapal (ABK) berangkat melaut menuju perairan selat Malaka pada Minggu malam 12 Januari 2025 sekira pukul 23:30 Wib.
Setelah keberangkatan itu, hingga jadwal pulang nya pada hari jumat tanggal 17-01-2025 kapal nelayan yang berlayar mengarungi lautan itu tak kunjung pulang meskipun hari sudah menunjukkan keterlambatan satu hari dari jadwalnya.
Takut terjadi apa-apa kemudian salah satu pihak keluarga korban atas nama Mahdoriah (37) warga Dusun II Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. melaporkan perihal keterlambatan kapal tersebut ke Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Pantai pada hari sabtu, 18 Januari 2025 sekira pukul 08:15. Wib.
Mendapati laporan tersebut Pokmaswas berusaha mengontak dengan alat radio ccb namun tidak mendapatkan jawaban alias tidak tersambung.
Bahkan keluarga korban bernama ridwan juga berupaya melakukan pencarian pada hari sabtu 18 Januari 2025 hingga minggu 19 Januari 2025 namun tidak juga membuahkan hasil. Jelas Iptu Sujarwo.
Tepat nya Pada hari Minggu, 19 Januari 2025 pukul 14.25 Wib diperairan Utara Pulau Berhala kordinat 04-04'-58"N-099-33'-7"E.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Basarnas, Personil Lantamal I Belawan, Personil Dit Polairud yang juga ikut dibantu Nelayan dalam pencarian berhasil menemukan 1 korban atas nama Abdul Rahman dengan kondisi sudah meninggal Dunia.
Selanjutnya Korban diserahkan Tim SAR kepada pihak keluarganya Di Dusun IV Desa Paluh Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dan telah dimakamkan pada Hari Senin, 20 Januari 2025 Pukul 09.30 Wib di tempat pemakaman umum Dusun II Desa Paluh Sibaji.
Sedangkan untuk 3 korban yang lainnya Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir lokasi. Pungkasnya.red2
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Antusiasme Tinggi! 111 Pendaftar Ikuti Verifikasi Seleksi Polri 2026 di Padangsidimpuan
kota
Balita Hilang di SPBU Hutalombang, Polres Padang Lawas Sigap Memulangkan ke Orang Tua
kota
Bupati Madina Dorong Pelestarian Tradisi Lubuk Larangan untuk Ekosistem dan Masyarakat
kota
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
kota
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News