Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Baca Juga:
"Kami dari tim Ridha-Rani merasa prihatin dengan tindakan-tindakan premanisme yang dilakukan oleh oknum yang hari ini tim kita masih menyelidiki pelakunya," kata Hendra, di dampingi Boydo Panjaitan selaku sekretaris Harian Tim Pemenangan Ridha-Rani, pada awak media, Minggu (10/11/2024).
Disebutkannya, di beberapa tempat mendapati APK paslon nomor urut 2 Ridha-Rani, berupa spanduk, dan baliho. Bahkan, difasilitasi KPU Medan di rusak dan hilang.
"Dengan cara mengoyak dan di buang ke parit, ini indikasi tindakan premanisme tak boleh dibiarkan, berbuat itu merusak tatanan demokrasi. Artinya, kita gak mau nanti pemimpin Kota Medan ini orang yang berperilaku anarkis," tambahnya.
Dia juga menyampaikan bahwa, Prof. Ridha Dharmajaya saat kampanye akbar menyesalkan adanya APK yang rusak.
"Beliau (Prof. Ridha) yakin, ini akan membuka masyarakat Medan bahwa ada orang yang ikut berkompetisi tapi ingin menang dengan cara curang ataupun salah, dan kami yakin dengan perusakan ini tidak akan mengendorkan semangat Ridha-Rani untuk memimpin Kota Medan karena tekad beliau untuk memperbaiki," tegas Hendra.
Menurut Hendra, ada kekhawatiran rusaknya APK ini disebabkan usai debat. Sebab, Paslon nomor urut 2 Pilkada Medan ini mengomentari sejumlah sektor yang belum berhasil dilakukan oleh Pemimpin Kota Medan sebelumnya seperti penanganan banjir, dan kemacetan lalu lintas.
"Kami khawatir dengan kerasnya Ridha-Rani di debat dan begitu banyak menarik simpatik masyarakat," tuturnya lagi.
Diakui Hendra, sehari sebelumnya mendapatkan informasi dari tim sudah mengingatkan bahwa ada gerakan setelah selesai debat akan ada perusakan baliho dan spanduk Ridha-Rani.
"Intinya. Kita sangat menyesalkan tindakan premanisme kita yakin warga Medan akan tahu sebenarnya siapa pemimpin yang layak di Kota Medan. Anehnya, spanduk kita saja yang dirusak," katanya, aneh.
Boydo menambahkan, ada beberapa lokasi dan jalan protokol di Kota Medan yang APK Ridha-Rani di rusak secara masif. "Jadi, ini memang bukan karena kena angin atau rusak karena alam, tapi memang masif dan struktur," kata Boydo lagi.
"Tepat momen Hari Pahlawan ini, 10 November 2024 APK Ridha-Rani dirusak secara masif dan terstruktur itu sangat terlihat sekali," terangnya.
Dia berharap kampanye ini dilakukan dengan damai, tanpa ada kekuasaan untuk melakukan intervensi pada Paslon Ridha-Rani.
Dengan rusaknya APK ini, tim Ridha-Rani akan melaporkannya kepada Bawaslu Medan pada esok hari Senin (11/11/2024). Kita ingatkan jangan banci kalo bertarung, mari bertarung dengan santun dan demokratis, jangan rusak demokrasi.
"Semoga pihak Bawaslu bisa memetakan ini kenapa bisa terjadi dan dapat diselidiki serius, ini sangat terlihat dan terencana," ungkap Boydo.
Tim Paslon Berani ini mengakui bahwa pihak mereka akan tetap profesional dan tenang dalam berkampanye, namun terus memantau adanya tindakan perusakan- perusakan tersebut.
"Kita meminta kepada perusakan yang menyuruh dan disuruh agar bertobat, kita ingin pemilu ini riang dan gembira. Kami juga berharap Camat, Lurah dan Kepling tidak terlibat serta jangan membuat Medan panas," tegasnya, mengakhiri. (Red)
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Publik Bertanya RS Sumut Tak Mampu?
News
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026&ndash2031 Secara Aklamasi
News
Polsek STM Hilir Patroli ke warung warung di Talun Kenas dan Gunung Rintih, Cek Dugaan Togel Macau dan Narkoba
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu keXIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun
News
Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asalusul CPO
News
Jakarta, realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat didunia, akan kembali berkolaborasi dengan Warner Bros. Discovery Global Cons
Cinema
Jambi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial in
News
Jakarta Prograam Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 tengah memasuki tahap seleksi peserta oleh mitra penyele
News
Medan Dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang beragam. Mulai dari makanan khas seperti lontong Medan, soto Medan, hin
Tips