Menjaga Kebugaran 77 FC Cukur Tim Polresta Deli Serdang 2-0
Menjaga Kebugaran77 FC Cukur Tim Polresta Deli Serdang 20
kota
Baca Juga:
Pasca dilakukannya revitalisasi, kawasan yang pada masa kolonial Belanda sebagai pusat aktivitas ekonomi itu kini ramai dikunjungi masyarakat, termasuk wisatawan lokal maupun manca negara. Selain menikmati keindahan wajah baru Kesawan, para pengunjung juga menjadikannya sebagai wisata instagramable karena memilki spot-spot foto yang sangat menarik dengan mengusung nuansa vintage.
Apalagi ketika weekend maupun hari libur, pengunjung Kota Lama Kesawan lebih ramai. Termasuk, sejumlah komunitas yang ada di Kota Medan juga menjadikan kawasan yang dulunya dikenal sebagai Pecinan di Kerajaan Melayu Deli ini sebagai tempat tongkrongan mereka.
Peningkatan jumlah pengunjung ini berdampak terhadap pendapatan warga yang membuka usaha di kawasan Kota lama Kesawan. Artinya, pendapatan mereka sebelum dan pasca revitalisasi jauh meningkat. Oleh karenanya warga sekitar sangat mengapresiasi revitalisasi yang diinisiasi Bobby Nasution dan H Aulia Rachman tersebut.
Seperti yang diungkapkan Ulil (30), pekerja Pojok Kesawan Kafe. Pasca revitalisasi Kota Lama Kesawan, penghasilan usaha yang dilakoninya mengalami peningkatan yang cukup drastis. "Setelah revitalisasi, omzet penjualan kami mencapai Rp.2 juta – Rp.3 juta perhari, terutama saat akhir pekan. Sebelum revitalisasi, omzet kami hanya Rp.500 ribu perhari," kata Ulil saat ditemui, Selasa (8/10).
Tak heran, bilang Ulil, tidak sedikit warga yang ingin membuka usaha di kawasan Kota Lama Kesawan pasca dilakukannya revitalisasi tersebut. "Sekarang banyak yang sudah membuka usaha di kawasan Kota Lama Kesawan ini. Jadi, kami sangat mengapresiasi dilakukannya revitalisasi ini," ungkapnya.
Peningkatan pendapatan juga dirasakan pedagang lainnya, salah satunya Fadli (28). Meskipun tidak menyebutkan berapa besar nilai peningkatan penjualan, tapi pekerja Warkop Agam ini mengakui, pasca revitalisasi penghasilan mereka mengalami peningkatan, terutama saat akhir pekan.
"Setiap akhir pekan, banyak orang yang berolahraga dan mengunjungi kawasan ini. Ketika selesai bersepeda atau berjalan kaki, mereka juga mampir ke tempat kami untuk menghilangkan lelah," jelas Fadli.
Sementara itu menurut Agnes (21), salah seorang pengunjung, pasca revitalisasi, Kota Lama Kesawan kini semakin lebih cantik dan menawan sehingga mengundang banyak warga, termasuk wisatawan lokal maupun manca negara datang. Hal ini, jelasnya, karena banyak spot foto dan Lokasi nongkrong ditemui.
"Bahkan, malam hari wajah Kota Lama Kesawan terlihat lebih menarik sehingga mengundang lebih banyak lagi pengunjung yang datang. Ditambah lagi di seputaran Kota Lama Kesawan banyak ditemui pedagang angkringan yang menjual beraneka ragam kuliner," papar Agnes. (rel)
Menjaga Kebugaran77 FC Cukur Tim Polresta Deli Serdang 20
kota
TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis Mampu Menembus Nominasi Nasional
kota
Kolaborasi DMI dan AQUA Santuni 180 Santri dan Marbot.
kota
Gubsu didampingi Wali Kota melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Ikhwan
kota
Gubsu didampingi Wali Kota melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Ikhwan
kota
Wali Kota bersama Forkopimda melakukan inspeksi mendadak pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M
kota
sumut24.co MedanJajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendatangi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jumat
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan membuka peluang kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk mend
kota
sumut24.co MedanPerusahaan penyedia layanan internet fiber optik, Biznet, terus memperkuat strategi bisnis dengan menggabungkan pengembang
Ekbis
Medan Rektor Muhammad Isa Indrawan menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan buka puasa bersama civitas akademika dan mitr
Profil