Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Usai mendapatkan nomor urut 1 Bobby Nasution mengucapkan rasa syukurnya dan terimakasih kepada seluruh pihak, termasuk partai pengusung, komunitas, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Bobby menegaskan jika terpilih sebagai Gubernur Sumut, pihaknya akan memfokuskan kepada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat kecil. Infrastruktur harus segera diselesaikan agar bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Pengobatan gratis hanya dengan KTP, hingga restoratif justice, atau pembelaan hukum kepada rakyat kecil.
"Saya setuju dapat nomor 1 karena nomor dua jadi ingat anggaran 2,7 Triliun untuk jalan tapi tak selesai. Dengan APBD Sumut mencapai 12 T harusnya bisa membangun infrastruktur yang baik dan dapat dirasakan masyarakat," kata Bobby didampingi H Surya.
Kemudian Bobby juga menjelaskan, bahwa masyarakat butuh kehadiran pemimpinnya dalam dua keadaan yakni saat sakit dan butuh bantuan hukum. Untuk itu, Bobby akan meratakan pelayanan kesehatan ke seluruh pelosok Sumatera Utara dengan memudahkan masyarakat yang akan berobat gratis cukup dengan membawa KTP.
Sedangkan untuk bantuan hukum, Bobby juga akan menjamin seluruh lapisan masyarakat agar mendapat perlakuan hukum yang layak.
"Inang-inang kita, opung-opung kita jangan hanya karena mencari makan dengan mengutip berondol sawit kemudian ditangkap. Mereka harus kita bela dengan penerapan Restoratif Justice," papar Bobby.
"Dari 38 provinsi di Indonesia Sumut belum bisa memastikan warga berobat dengan KTP, Medan sudah bisa. Kami akan membuat seluruh masyarakat di Sumut sampai pelosok agar bisa menerimanya warga yang berobat dengan KTP dan gratis," lanjut Bobby.
Terakhir, Bobby berharap pada kontestasi Pilgub ini agar masyarakat tidak menebar fitnah dan hoax.
"Pilihlah pemimpin dengan melihat kinerjanya, melihat hasil kerjanya. Jangan ada yang memfitnah," pungkasnya. (rel)
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News