Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Dalam ramah tamah sekaligus pelepasan yang berlangsung Kamis (19/9) di pendopo rumah dinas wali kota itu, Bobby Nasution berpesan agar para pelajar dapat menjaga nama baik kota ini.
"Kalian pergi ke Korea bukan atas nama pribadi, keluarga, maupun sekolah, melainkan atas nama Medan, Sumut, juga Indonesia," pesan Bobby Nasution.
Dalam kegiatan yang dihadiri pimpinan perangkat daerah terkait, pihak sekolah dan orang tua pelajar, Bobby Nasution berharap para pelajar memetik pelajaran saat berada di Gwangju.
"Pelajari bagaimana budaya dan kehidupan sehari-hari di sana. Pelajari bagaimana pelajar Gwangju dalam menjalani pendidikannya," ungkapnya.
Bobby Nasution mengatakan, Indonesia mempunyai cita-cita besar Indonesia Emas 2045. "Yang akan menjalani masa itu adalah adik-adik. Maka persiapkan diri kalian," pesannya.
Salah seorang pelajar, Karen Cathryn Ginting, atas nama peserta pertukaran pelajar ini mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota yang telah memberikan kesempatan pada mereka mengikuti program ini.
"Ini akan menjadi memori tidak terlupa, memberikan pelajaran pengalaman baru pada kami," ucapnya.
Karen juga berjanji, dalam mengikuti program ini mereka akan menjaga nama baik Kota Medan.
Sebelumnya Plt Kabag Kerjasama Setdako Medan Seri Inderahayu melaporkan, keduabelas pelajar ini hasil seleksi dari sekolah yang ditunjuk Pemko Medan.
Dia merincikan peserta program ini berasal dari SMAN 1 (3 orang), SMAN 3 (2 orang), SMA Al Azhar (3 orang), SMA Sutomo 1 (2 orang), dan SMA Shafiyyatul Amaliyah sebanyak 2 orang. (rel)
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News