Jumat, 11 September 2026

Wagub Sumut Motivasi BKM Bangkitkan Ekonomi dari Masjid

Administrator - Minggu, 15 November 2020 07:10 WIB
Wagub Sumut Motivasi BKM Bangkitkan Ekonomi dari Masjid

MEDAN I SUMUT24 Badan Kemakmuran Masjid (BKM) diharapkan dapat membangkitkan ekonomi dari masjid. Karena selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kegiatan umat muslim, baik sosial maupun ekonomi.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah saat menghadiri Pelatihan Manajemen Masjid Angkatan II Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan, di Hotel Grand Jamee Medan, Sabtu (14/11).

“Pertemuan ini bisa menambah semangat kita mencari jalan untuk memakmurkan masjid kita, sehingga masjid bisa bermanfaat untuk umat Islam dan lingkungan sekitar masjid,” kata Wagub.

Niat memakmurkan masjid harus disertai ketabahan dan kesabaran. Sebab hal tersebut yang membuktikan keimanan seseorang. Wagub pun bercerita bagaimana keluarganya membangun yayasan keluarga yang sudah banyak membersihkan masjid secara gratis di Sumut.

Ide mobil pembersih masjid bermula pada seringnya perjalanan keluar kota Musa Rajekshah dan keluarganya pada tahun 90-an. Di luar kota, dirinya menemukan banyak masjid dengan kondisi yang membutuhkan bantuan pembersihan.

Maka di tahun 2000-an muncullah mobil pembersih masjid pertama di Padangsidimpuan. Saat ini yayasan sudah menjangkau kurang lebih 16 kabupaten/kota di Sumut.

“Dari 1 mobil menjadi 3, kemudian berkembang di Kota Medan. Alhamdulillah saat ini sudah ada hampir 50 mobil,” ungkap Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Dari cerita tersebut, Wagub memotivasi BKM agar selalu yakin dan sabar dalam berbuat kebaikan. Terutama untuk kemakmuran masjid yang bisa membawa kebaikan bagi banyak orang. Menurutnya tidak ada yang bisa menduga hal yang dicapai ke depan.

Sekretaris Umum DMI Kota Medan Syafrizal Harahap mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman kepada BKM tentang kehadiran masjid sebagai tempat membangun kekuatan ekonomi umat, serta melakukan inovasi dalam melakukan pemberdayaan ekonomi.

“Untuk memperkuat ekonomi umat dari masjid, maka BKM harus punya visi yang jauh, pemahaman itu yang diberikan pada pelatihan ini,” kata Syafrizal.

Selain itu, pelatihan juga bertujuan untuk membangun silaturahmi antar pengurus masjid di Kota Medan. Dari situ, pertukaran informasi mengenai kegiatan di masing-masing masjid bisa terjadi.

Dijelaskannya, kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh 50 orang pengurus BKM dari 25 masjid di Kota Medan. Pelatihan manajemen akan terus dilakukan pihaknya, lantaran masjid di Kota Medan sangat banyak mencapai sekitar 1.080 masjid.

“Kami akan terus melakukan kegiatan ini agar memberi pemahaman kepada BKM bahwa mengelola masjid tidak hanya bagaimana salat di masjid, namun juga mampu membangun kekuatan ekonomi agar dapat menyelesaikan persoalan kemiskinan di sekitar masjid,” ujar Syafrizal.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
Kapolres Asahan Jalin Kemitraan Erat dengan Insan Pers, Sinergi Kokoh Jaga Kamtibmas dan Sebarkan Informasi Akurat
Cegah Tawuran Dini Hari, Polres Asahan Amankan 5 Remaja Bersama Sajam Berbahaya
Jawab Kebutuhan Calon Mahasiswa, UNPAB Hadirkan Produk Baru PMB dengan Pilihan Kuliah Lebih Fleksibel
MKI Sumut Matangkan Persiapan Green Energy Golf Tournament Ke-2, Bahas EBT hingga Listrik Desa
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
komentar
beritaTerbaru