Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Baca Juga:
Solok | Sumut24
Wakil Wali Kota Solok Reinier memberikan sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Kota Solok Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyakit Masyarakat (Pekat) kepada para murid di SMAN 2 Kota Solok, dalam rangkaian upacara bendera yang bertempat di Halaman Sekolah tersebut, Senin (21/10).
Hadir pada kesempatan itu, Kasatpol PP dan Damkar Kota Solok Ori Afillo beserta jajaran, Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Solok beserta jajaran majelis guru, serta seluruh murid SMAN 2 Kota Solok.
Reinier dalam amanatnya, menyampaikan beberapa hal mengenai Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyakit Masyarakat (Pekat). “Penyakit Masyarakat adalah Hal-hal atau perbuatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang tidak menyenangkan masyarakat atau meresahkan masyarakat dan merugikan masyarakat yang tidak sesuai dengan Norma Agama dan Adat Istiadat serta Tata Krama Kesopanan,” ujarnya.
Kegiatan yang dikatakan dengan Pekat diantaranya adalah wanita tuna susila, LGBT, mucikari dan laki-laki hidung belang.
“Meminum atau menjual minuman beralkohol atau minuman Tradisional beralkohol (seperti Tuak), menyabung Ayam dan sejenisnya, memasang atau menempelkan gambar-gambar yang tidak senonoh di muka umum,” terangnya lagi.
Selanjutnya, kata Reinier, Wanita atau Laki-laki yang mempertontonkan aurat di muka umum, judi, kenakalan remaja, ngelem dan zat adiktif lainnya, pengemis, anak jalanan, gelandangan, gangguan jiwa, band atau organ tunggal dan sejenisnya yang mengganggu masyarakat sekitar, balapan liar dan ugal-ugalan di jalan Umum, serta tempat menjual anjing dan babi.
“Dari poin kenakalan remaja, sesuai Perda Nomor 8 tahun 2016 di antaranya, setiap anak berseragam sekolah dilarang berkeliaran di tempat hiburan, di Warnet, di Playstation, Billyard, dan lainnya,” sambungnya.
Dikatakannya juga, dilarang saling ejek sesama siswa (bully), setiap anak usia sekolah dilarang keluar malam setelah jam 21.30 malam kecuali didampingi keluarga.
“Serta dilarang melakukan balapan liar dikarenakan beresiko besar terhadap diri sendiri dan orang lain, serta Maghrib mengaji dengan tidak menyalakan televisi dipukul 19.00 sampai 21.00 Wib,” tambahnya.
Dari penjelasan yang disampaiakan tersebut, perlu jadi perhatian bapak-bapak dan ibu-ibu guru,orang tua dan yang terutama anak-anak siswa dan siswi, bagi yang melangar atau ditemukan di jam sekolah berkeliaran di luar sekolah akan di tindak (ditangkap) petugas Satpol PP Kota Solok.
“Selain itu juga akan diproses di kantor Satpol PP dan Damkar serta siswa/siswi akan membuat perjanjian sekalian dipanggil orang tuanya,” terangnya.
Kemudian Satpol PP akan menertibkan para muda-mudi yang berkeliaran serta balap-balap liar di jalan umum.
“Kami berharap, para murid agar mengikuti peraturan di sekolah, jangan berkeliaran di jam-jam sekolah. Setelah pulang sekolah lansung menuju ke rumah masing-masing dan jangan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri,” ujarnya.
“Karena, anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang mempunyai cita-cita tinggi dan lakukanlah hal-hal yang positif untuk kemajuan prestasi, serta jadi kebanggaan para guru dan orang tua,” tutup Reinier.(eli)
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota