Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Solok I Sumut24
Baca Juga:
Kota Solok merupakan kota kecil yang sudah mulai memperlihatkan perkembangan dan kemajuan di berbagai sektor kehidupan. Namun demikian ditengah-tengah perkembangan ini masih ditemui masyarakat dengan kondisi ekonomi yang rendah (tergolong keluarga miskin).
Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah terutama terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Guna mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat yang rendah ini, Pemerintah Kota Solok melakukan berbagai upaya melalui beberapa program.
Sesuai dengan Perpres Nomor 166 Tahun 2014 tentang Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dikatakan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan dan program pemerintah pusat dan daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil serta program lain dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi.
Berdasarkan hal tersebut melalui Dinas Pangan Kota Solok, diwujudkan dengan pemberian bantuan bahan pangan kepada 100 keluarga miskin di Kota Solok yang mempunyai anak Bawah Lima Tahun (Balita) dengan status gizi kurang/buruk dan stunting(pendek). Data Balita ini diperoleh dari Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas yang ada di Kota Solok.
Namun sebelum intervensi (pemberian bantuan) terlebih dahulu dilakukan investigasi ke lapangan yaitu kegiatan peninjauan ke lokasi yang terindikasi rawan pangan untuk melihat langsung dan melakukan cross check terhadap kejadian rawan pangan dan gizi masyarakat, sekaligus mengumpulkan data dan informasi guna mengidentifikasi permasalahan, sasaran penerima manfaat, serta jenis bantuan yang diperlukan.
Pelaksanaan investigasi dilaksanakan oleh Tim dari Dinas Pangan dengan melibatkan ahli gizi dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang pelaksanaannya dimulai sejak akhir Mei 2019. Sasaran pelaksanaan investigasi dan pemberian bantuan bahan pangan ini yaitu keluarga miskin yang mempunyai balita dengan status gizi kurang/buruk dan stunting (pendek).
Jenis bahan pangan yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari yaitu masing-masing beras (@ 20 Kg), telur puyuh (@100 butir), gula pasir (@3 Kg), minyak goreng (@5 liter) dan sarden (@1 kaleng).
“Pemberian bantuan rawan pangan ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap Balita, dan diharapkan berdampak terhadap perbaikan kesehatan Balita kedepannya.†harap Fahlen Indriani, SP saat pelaksanaan penyerahan bantuan.
“Kegiatan ini adalah salah satu cara perbaikan gizi, terutama Balita, karena tidak semua KK miskin memiliki Balita gizi buruk, artinya perhatian dan kasih sayang orang tua adalah kunci terhindarnya anak dan Balita dari gizi buruk dan atau stunting,†jelasnya.
Sementara, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ir. Efrizal Hasdi mengharapkan semoga pemberian bantuan ini bermanfaat dan menjadi stimulan perbaikan gizi, sehingga bertambah berat badan Balita penerima hendaknya. (Eli)
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek 2 Pengedar, 7 Pemakai Diciduk
kota
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota