Selasa, 04 Agustus 2026

Waspada 'Kesemutan Digital', Columbia Asia Hospital Aksara Soroti Risiko Gangguan Saraf pada Pekerja Muda

Administrator - Sabtu, 01 Agustus 2026 17:11 WIB
Waspada 'Kesemutan Digital', Columbia Asia Hospital Aksara Soroti Risiko Gangguan Saraf pada Pekerja Muda
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Laporan Digital 2025 mencatat ada lebih dari 212 juta pengguna internet di Indonesia, seiring dengan rata-rata waktu penggunaan perangkat digital yang terus meningkat. Di sisi lain, data medis menunjukkan prevalensi neuropati pada populasi umum berkisar antara 1% hingga 7%. Angka ini berpotensi lebih tinggi pada individu yang kerap melakukan aktivitas repetitif serta berada dalam posisi statis dalam waktu lama, seperti pekerja kantoran dan pelaku industri kreatif digital.

Dokter Spesialis Saraf di Columbia Asia Hospital Aksara, dr. Indriazel Syaputri Hutasuhut, Sp.N, menjelaskan bahwa gejala gangguan saraf sering kali diabaikan oleh pekerja muda. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini, kondisi tersebut dapat memberikan dampak yang permanen.

"Gejala awal seperti kesemutan, baal (mati rasa), hingga nyeri pada tangan atau leher adalah sinyal bahwa saraf sedang mengalami tekanan. Konsultasi dini dengan dokter spesialis saraf dapat meningkatkan peluang diagnosis akurat dan penanganan optimal sebelum kondisi memburuk," ujar dr. Indriazel.

Selain memperhatikan durasi penggunaan gadget, dr. Indriazel menekankan pentingnya menerapkan posisi kerja yang ergonomis. Langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:


Melakukan peregangan fisik secara berkala setiap 30 menit sekali guna melancarkan aliran darah dan meredakan ketegangan saraf.

Hospital CEO Columbia Asia Hospital Aksara, Dr. dr. Beni Satria, M.Kes., S.H., M.H., FISQua, menyatakan bahwa edukasi kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung produktivitas masyarakat modern.

"Columbia Asia Hospital Aksara berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan saraf di tengah meningkatnya penggunaan teknologi. Melalui edukasi kesehatan dan layanan Neurologi yang komprehensif, kami berharap masyarakat dapat mengenali gejala gangguan saraf perifer sejak dini, menerapkan pola kerja yang lebih ergonomis, serta segera mendapatkan penanganan yang tepat agar tetap sehat dan produktif," tegas dr. Beni.

Guna menjawab tantangan tersebut, Columbia Asia Hospital Aksara kini menyediakan layanan spesialis saraf komprehensif yang didukung teknologi diagnostik terkini untuk membantu para pekerja digital tetap produktif tanpa hambatan kesehatan. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tekan Risiko Stroke pada Wanita, Columbia Asia Hospital Aksara Gencarkan Skrining Dini
Sambut Hari Hipertensi Sedunia, Columbia Asia Hospital Aksara Dorong Skrining Dini untuk Wanita Usia Produktif
komentar
beritaTerbaru